-->

Iklan

Iklan
image
Tampilkan postingan dengan label Perusahaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perusahaan. Tampilkan semua postingan

Kapolres Batu Bara Minta Pelindo Kuala Tanjung Komunikasi 2 Arah Terkait Masuknya Kapal Pesiar

Batu Bara, Bara Pos TV

Polres Batu Bara nyatakan sikap tegas siap menjaga konduaifitas di Pelindo Kuala Tanjung dan jalin komunikasi, kolaborasi untuk menyambut kapal pesiar yang mengangkut ribuan turis mancanegara.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson Nainggolan saat menerima audensi GM Pelindo Kuala Tanjung, Indri Gunawan beserta rombongan di Ruang kerja Kapolres Batu Bara. Selasa (13/1/2026).

"Polres Batu Bara salah satu perhatian utama selama menjabat Kapolres Batu Bara adalah semata mata untuk menciptakan suasana yang kondusifan di Batu Bara," tegas AKBP Doly Nelson.

Komunikasi dua arah yang baik harus dapat terjalin dan Polres Batu Bara tetap mendukung upaya untuk menciptakan suasana yang nyaman dan aman.

"Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang berkesinambungan antara Kepolisian dengan PT Pelindo Regional 1 Kuala Tanjung," ujar Kapolres.

GM Pelindo Regional I Kuala Tanjung, Indri Gunawan mengucapkan mengucapkan terima kasih atas sambutan dari Kapolres dan jajaran Polres Batu Bara.

"Pelindo Kuala Tanjung siap menjalin komunikasi dan saling koordinasi dan kolaborasi dalam menyambut kedatangan kapal pesiar untuk dikemudian hari guna terciptanya suasana yang Kondusif,"tutup Indri Gunawan. (Plk)

Share:

PB Gemkara Minta Presiden RI Ambil Alih Lahan Eks HGU PT Socfindo Tanah Gambus

Batu Bara  Bara Pos TV

Pengurus Besar Gerakan Masyarakat Menuju Kesejahteraan Kabupaten Batu Bara (PB GEMKARA) Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara  mengeluarkan pernyataan keras tentang keberadaan lahan eks HGU PT Socfindo Tanah Gambus  Kabupaten Batubara.Pasalnya saat ini HGU yang dimiliki perusahaan asing tersebut sudah berakhir.

"Tanggal 31 Desember 2023, HGU PT Socfindo sudah habis dan pemerintah dengan tegas menyatakan tidak akan memperpanjang lagi dan segera ambil alih," kata Ketua Umum PB GEMKARA Drs.Khairul Muslim kepada media.Selasa (6/1/2026).

Masyarakat Batu Bara meminta sikap tegas Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengambil alih lahan yang selama 60 tahun lebih diusahai PT Socfindo di Tanah Gambus  Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara.

Dengan pengambilalihan atau tidak memperpanjang lagi HGU PT.Socfindo maka  lahan tersebut bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk kepentingan negara dan kesejahteraan rakyat.

Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid berkali-kali menegaskan, pemerintah tidak akan memperpanjang HGU seperti PT Socfindo yang merupakan investasi  PMA (Penanaman Modal  Asing). Lahan eks HGU diambil alih oleh negara tersebut akan dilakukan identifikasi dan inventarisasi kemudian  dimasukkan dalam Buku Tanah dan selanjutnya akan dimanfaatkan untuk kepentingan negara dan rakyat.

Sikap tegas dan konsisten pemerintah sangat dituntut oleh masyarakat Batu Bara berkaitan lahan eks HGU PT Socfindo dan sudah  dua tahun habis  HGU-nya sejak 31 Desember 2023. Jadi, nunggu apa lagi karena lebih cepat lebih baik sehingga tidak menimbulkan konflik sosial,tegas Khairul yang juga Ketua Forum Pemred Media Siber Sumut itu.

Menurut Khairul, lahan eks HGU PT Socfindo seluas 6000 hektar lebih  tersebut  bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat dan mendukung  program ketahanan pangan yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto sekaligus  membuka lapangan kerja.

Sebagai contoh adalah  pengambil-alihan ratusan ribu hektar perkebunan  sawit  di Indonesia yang dilakukan di masa kepemimpinan  Prabowo Subianto karena melanggar ketentuan perizinan.

Dengan sikap tegas pemerintah melalui Satgas PKH (Penertiban Kawasan Hutan) yang dipimpin Menteri Pertahanan Sjafri Syamsuddin,akhirnya  perkebunan sawit tersebut  berhasil diambil alih oleh pemerintah dan dikelola Agrinas untuk kepentingan rakyat.

Tindakan tegas seperti ini sangat  ditunggu masyarakat Batu Bara  terhadap lahan eks HGU PT Socfindo Tanah Gambus yang memilki luas lebih 6000 hektar.

Sudah saatnya pemerintah menguasai secara langsung asset tersebut melalui Agrinas atau institusi lain yang ditunjuk pemerintah,ujar Khairul didampingi Ketua Harian Zulkarnain Achmad,Sekretaris Azmi bersama Ketua Divisi GEMKARA Zulkifli Nasution,Ahmad Syukur,Alban Alfa,Misli Sitorus,Tumiran,Ramlan M.Santoso,Jefri Maulana,Hasnuddin Faqih,Wasinton,Ali Umar,Mhd.Rozali,Suratman.

Kita ketahui bersama bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan tengah melakukan kebijakan efisiensi antara lain melakukan pengurangan terhadap dana Transfer Keuangan Daerah (TKD). Jika lahan eks HGU PT Socfindo dikelola oleh pemerintah maka peluang meningkatkan pendapatan untuk membiayai Pembangunan Daerah akan dapat terpenuhi tanpa membebani pemerintah pusat,tambahnya.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun dan Pendaftaran Tanah dengan tegas mengatur masalah HGU. Dalam PP Nomor 18 Tahun 2021 disebutkan,HGU yang telah berakhir dan tidak diperpanjang atau diperbaharui secara sah maka  secara hukum berstatus sebagai Tanah Negara.Makanya, tidak ada dasar hukum bagi PT Socfindo  bertahan dan  tetap menguasai lahan setelah  masa HGU berakhir. PB GEMKARA minta PT Socfindo patuh dan segera hengkang sebelum rakyat marah.

Bahwa dalam peraturan dan ketentuan  pertanahan tidak dikenal perpanjangan HGU secara otomatis dan setiap perpanjangan atau pembaharuan harus diajukan tepat waktu dan memenuhi syarat dalam aspek  hukum, sosial, lingkungan serta tata ruang.

PB GEMKARA juga meminta pemerintah pusat, BPN,instansi terkait untuk bersikap terbuka, profesional dan tegas dalam menyikapi status lahan  eks-HGU tersebut agar tidak terjadi peluang  "permainan" yang berpotensi menimbulkan konflik horizontal dan konflik sosial dan korupsi.

PB GEMKARA mencatat aspirasi masyarakat yang berdomisili di lingkar eks HGU PT Socfindo Tanah Gambus.

Masyarakat berharap agar tanah yang selama ini dikelola perusahaan asing tersebut secepatnya  dikembalikan kepada negara dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat.

Pasal 33 UUD 1945 ayat 2 dan 3 dengan tegas menyebutkan "Cabang produksi penting dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai negara ; Bumi,air dan kekayaan alam dikuasai negara untuk sebesar-sebesarnya kemakmuran rakyat.

"Amanat UUD 1945 ini wajib diwujudkan pemerintah untuk kemakmuran rakyat".

Makanya, negara harus hadir dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Jangan sampai rakyat menjadi penonton dan marah serta terpaksa  turun ke jalan kemudian menguasai lahan eks HGU PT Socfindo. (Plk)

Share:

Suprayitno Apresiasi Putusan PN Kisaran Terkait Perkara Nomor 44

Batu Bara, Barapostv

Suprayitno yang akrab disapa Ayet, seorang tokoh masyarakat yang saat ini dipercaya oleh masyarakat sebagai Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara, menyampaikan apresiasi kepada Majelis Hakim pemeriksa perkara perdata Nomor 44/Pdt.G/2025/PN Kis, atas putusan yang dinilai tepat dan benar sehingga memberikan rasa adil bagi masyarakat. Kamis (16/10/2025).

Kepada  media Ayet mengatakan, terkait putusan perkara tanah yang terletak antara Desa Tanjung Mulia dengan Kelurahan Sipare-pare, menyampaikan apresiasi kepada Majelis Hakim atas putusan Pengadilan Negeri Kisaran. 

"Alhamdulillah majelis hakim telah memahami dengan baik permasalahan tanah yang menjadi objek sengketa antara masyarakat dengan PT. EMHA," ungkap Ayet

Pak Ayet menjelaskan bahwa keluarganya telah lama mengelola tanah tersebut sejak zaman Buyut dan Neneknya, yaitu sejak tahun 1942, jauh sebelum keberadaan PT. EMHA. Ia juga menunjukkan sejumlah bukti sejarah dan keberadaan makam keluarga di atas tanah sengketa tersebut.

“Sejak lama tanah itu telah dikelola oleh keluarga kami secara turun-temurun, dan masyarakat Pematang Jering yang tergabung dalam Kelompok Tani Rukun Sari Pematang Jering juga mengetahui hal itu,” ujar Ayet.

Ia menilai putusan yang diambil majelis hakim merupakan bentuk keadilan yang tepat dan benar, karena memutuskan perkara berdasarkan bukti nyata dan sejarah penguasaan tanah oleh masyarakat.

 “Sebagai tokoh masyarakat Batu Bara, saya memberikan apresiasi atas putusan Pengadilan Negeri Kisaran ini,” kata Ayet.

Dalam amar putusannya, pengadilan menyatakan bahwa Kelompok Tani Rukun Sari Pematang Jering adalah pemilik sah atas tanah objek perkara. Pengadilan juga memerintahkan pihak tergugat untuk menyerahkan tanah tersebut kepada masyarakat yang tergabung dalam kelompok tani tersebut dalam keadaan baik dan tanpa beban apa pun.

Selain itu, majelis hakim juga menegaskan bahwa tanah objek perkara berada di luar Hak Guna Usaha (HGU) PT. EMHA, karena tanah tersebut telah dikeluarkan dari area HGU milik perusahaan.

"Putusan tersebut menjadi kemenangan moral bagi masyarakat, serta bukti bahwa hukum masih berpihak kepada kebenaran dan keadilan," tutup Suprayitno. (Pelka)

Share:

Bersama MIND ID INALUM Tingkatkan Dekarbonisasi Tanam Mangrove

Mempawah, Bara Pos TV

MIND ID bersama anggota grupnya, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM), PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), dan PT Borneo Alumina Indonesia (PT BAI) menggelar aksi penanaman mangrove serentak di Desa Sungai Duri II, Kecamatan Sungai Kunyit, Kabupaten Mempawah, Jumat 25/7/2025.

Aksi ini merupakan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kelestarian ekosistem pesisir, pencegahan abrasi, sekaligus penguatan program CSR PT BAI di wilayah binaannya.

Dalam aksi tersebut, sebanyak 40 bibit mangrove ditanam secara simbolis dalam 

seremoni pembukaan puluhan ribu tanaman mangrove yang akan dilakukan 

sepanjang tahun 2025. Selain penanaman, peserta juga mengikuti sesi edukasi 

lingkungan, pembekalan teknis, serta inspirasi dari para pemimpin industri.

Aksi ini merupakan kelanjutan dari komitmen jangka panjang PT BAI, yang selama empat 

tahun terakhir telah menanam lebih dari 40.000 bibit mangrove di Desa Sungai Duri 

II dan Pantai Tanjung Burung, Mempawah Hilir.

Sebagai anggota Grup MIND ID, INALUM menegaskan komitmennya untuk mendukung program penghijauan ini sebagai langkah nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan dan keberlanjutan ekosistem pesisir.

“Sebagai bagian dari Grup MIND ID, INALUM percaya bahwa keberlanjutan harus 

berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan. Penanaman mangrove ini bukan 

hanya simbol kepedulian, tetapi juga bukti bahwa kolaborasi dapat tumbuh dengan 

tetap menjaga harmoni dengan alam. Kami ingin aksi ini menjadi warisan hijau yang 

dirasakan manfaatnya oleh generasi mendatang,” ungkap Melati Sarnita selaku 

Direktur Utama INALUM.

Sementara itu, Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, menyebut bahwa 

penanaman mangrove ini mencerminkan kolaborasi industri teknologi yang tetap 

mengutamakan keberlanjutan lingkungan, khususnya di Kalimantan Barat.

“Ini merupakan suatu bentuk, wujud kepedulian suatu industri teknologi tapi tidak 

mengabaikan masalah-masalah faktor lingkungan. Jadi kehadiran PT BAI 

merupakan kolaborasi antara INALUM dan juga ANTAM, PT BAI peduli terhadap

lingkungan melalui penanaman Mangrove. Suatu hal yang sangat luar biasa untuk 

menjaga alam kita ini, khususnya di Kalimantan Barat.”

Selain jajaran direksi MIND ID, INALUM, ANTAM, dan PT BAI, penanaman mangrove 

juga dihadiri oleh Kepala Desa Sungai Duri II Langgeng Bayu Irawan , Pengelola 

Wisata Inovasi Mangrove Tagor Siburan, dan Ketua kelompok pelestari lingkungan 

Mempawah Mangrove Conservation (MMC), Raja Fajar Azansyah. (Pelka)

Share:

INALUM Peduli, Salurkan 16 Laptop ke SMP N 2 Samosir

Samosir, Bara Pos TV

Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) berkomitmen terhadap kemajuan pendidikan nasional. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), perusahaan menyalurkan bantuan 16 unit laptop kepada SMP Negeri 2 Harian, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Selasa (15/07/2025).

Fajri Ramadhan perwakilan manajemen Inalum menyebutkan langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Inalum untuk mempersempit kesenjangan akses teknologi di dunia pendidikan, khususnya di wilayah-wilayah yang masih terbatas infrastruktur digitalnya.

"Kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Samosir. Pemberian laptop ini diharapkan membuka peluang yang lebih besar bagi siswa dan guru untuk berkembang dan siap menghadapi tantangan era digital," ujarnya. 

Dengan hadirnya perangkat teknologi ini, Inalum berharap proses belajar mengajar di SMP Negeri 2 Harian bisa lebih adaptif terhadap sistem pembelajaran berbasis digital yang kini menjadi bagian integral pendidikan modern. Bahkan dengan akses terhadap teknologi dinilai semakin vital, bukan hanya sebagai alat bantu belajar, tetapi juga sebagai jembatan menuju literasi digital dan kompetensi masa depan.

Tidak hanya fokus pada sektor pendidikan, Inalum juga menjalankan berbagai program sosial lainnya yang mencakup peningkatan layanan kesehatan, pelestarian lingkungan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat. Seluruh inisiatif ini mengarah pada satu tujuan besar yakni, menciptakan masyarakat yang lebih mandiri, sehat dan sejahtera. (Pelka)

Share:

INALUM Gandeng Polri Perkuat Standar Pengamanan Nasional

Batu Bara, Bara Pos TV

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) bersama Direktorat Pengamanan Objek Vital (Dit Pam Obvit) Kepolisian Daerah Sumatera Utara menggelar Sosialisasi Sistem Manajemen Pengamanan (SMP POLRI) di Ballroom Gedung Utama INALUM, Kuala Tanjung. Selasa (15/7/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengamanan objek vital nasional melalui penerapan sistem pengamanan yang profesional dan terstandarisasi sesuai regulasi Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Sekitar 60 peserta dari 53 perusahaan, kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kapasitas implementasi SMP berdasarkan Peraturan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2019.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Parhorian Lumban Gaol, menekankan pentingnya integrasi sistem keamanan di setiap objek vital untuk menghadapi dinamika ancaman nasional.

 "Pengamanan bukan lagi sekadar kewajiban, tetapi bagian dari manajemen risiko strategis yang harus dijalankan secara profesional dan terstruktur," ujar Lumban Gaol.

Mewakili manajemen INALUM, Ismail Midi selaku Kepala Departemen Umum menyampaikan apresiasi atas kolaborasi aktif Polri dengan sektor industri. 

"Sinergi ini membuktikan bahwa pengamanan tidak bisa berdiri sendiri, melainkan harus melibatkan semua pemangku kepentingan dalam satu sistem yang terpadu dan akuntabel," ungkap. Ismail.

Kegiatan berlanjut dengan sesi pemaparan materi dari para narasumber kepolisian. AKBP Dr. Samsul Siregar membahas Peraturan Pemerintah No. 76 Tahun 2020 tentang PNBP Polri, disusul oleh AKBP Yudiatnis yang mengulas teknis implementasi Perkap No. 13 Tahun 2017 dan Perpol No. 7 Tahun 2019 mengenai pengamanan objek vital.

Pemaparan ini mencakup komponen strategis seperti risk assessment, penyusunan rencana pengamanan, dan mekanisme audit internal.

Sesi diskusi berlangsung dinamis, memperlihatkan antusiasme peserta dalam menggali isu-isu aktual terkait operasional pengamanan serta proses pengajuan bantuan pengamanan dari kepolisian. (Pelka)

Share:

Kemarau Panjang, 2 Ha Lahan Terbakar Tim Damkar INALUM dan Pemkab Batu Bara Padamkan Api

Batu Bara, Bara Pos TV

Musim kemarau yang berkepanjangan mengakibatkan 2 hektar lebih lahan kosong terbakar. Tidak ingin menjalar kepemukiman penduduk Tim Mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) PT INALUM dan Pemkab Batu Bara langsung turun kelokasi Desa Sukaramai, Kecamatan Air Putih. Rabu (23/7/2025).

Belum diketahui dari mana asal api. Tidak sampai satu jam 2 ha lahan kosong dan kebun sawit warga ludes dilalap sijago merah.

Informasi dari Kasat Pol PP Batu Bara, Ronald Siahaan, 1 unit mobil Damkar dari Pos BKAD langsung turun kelokasi dengan 6 personil.

"Kita khawatir api merembet kedaerah pemukiman penduduk yang hanya berjarak seratusan meter. Dibantu Damkar INALUM api berhasil dipadamkan," ungkap Ronald.

Kasat Pol PP juga menghimbau warga agar tidak sembarangan membakar sampah atau membuang puntung rokok.

"Saat ini cuaca panas ekstrim di Batu Bara sekitarnya. Warga jangan sembarangan bakar sampah dan mohon informasi yang cepat apabila ada titik api yang bisa membahayakan" pungkas Ronald. (Pelka)

Share:

PT Inalum Hadiri Forum Pertagas Integrated Pipeline and Energy Summit (PIPES) 2025


JAKARTA - Bara Pos TV

PT Inalum hadiri Forum Pertagas Integrated Pipeline and Energy Summit (PIPES) 2025 yang diselenggarakan oleh PT Pertamina Gas sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina. 

Dialog para pelaku industri melalui Plenary Session II yang bertema “Balancing Market Needs and Strengthening National Energy Sovereignty”.

PIPES 2025 menunjukan sinergi antara bisnis dan kepentingan nasional bukan hanya mungkin dilakukan, tetapi merupakan satu-satunya jalan menuju kemandirian energi. Komitmen industri dan pemerintah untuk terus menyelaraskan pasokan dan kebutuhan energi domestik menjadi pondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri energi.

PT Pertamina Gas (Pertagas), sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina, telah menyelenggarakan Pertagas Integrated Pipeline and Energy Summit (PIPES) pada 2025 di Jakarta.

Forum ini mempertemukan lebih dari 250 peserta dari kalangan pemangku kepentingan, pelaku industri, perusahaan energi, dan mitra bisnis strategis, serta mempertemukan para pengambil kebijakan dengan pelaksana industri energi dalam satu ruang dialog terbuka.

Mengangkat tema “The First Integrated and Longest Gas Transmission Pipeline in South East Asia,” PIPES 2025 menyoroti pentingnya infrastruktur energi terintegrasi sebagai fondasi dalam mendukung ketahanan dan kedaulatan energi nasional.

Dalam sambutan pembukaannya, Direktur Utama PT Pertamina Gas, Gamal Imam Santoso, menyampaikan bahwa Pertagas bersama Subholding Gas sebagai backbone transmisi gas bumi nasional memiliki peran penting dalam memastikan distribusi energi yang handal dan merata.

“Kami memastikan pemerataan jaringan pipa gas bumi ke kawasan industri strategis dan turut menjalankan Roadmap Integrasi Jaringan Pipa Transmisi Gas Bumi Nasional sebagai bagian dari upaya mewujudkan kedaulatan energi Indonesia,” ujar Gamal.

Ia menekankan peran strategis mereka dalam memastikan infrastruktur penyaluran gas yang handal dan terintegrasi untuk mendukung industri strategis seperti Pupuk, Pembangkitan, Kilang dan industri lainnya.

Mewakili Menteri ESDM, Kepala BPH Migas Erika Retnowati dalam sambutan kuncinya menekankan bahwa swasembada energi adalah kunci utama dalam mewujudkan ketahanan energi nasional.

“Melalui hilirisasi, kita mendukung peningkatan produksi dan pemanfaatan gas bumi dalam negeri. Untuk itu, pengembangan infrastruktur gas bumi, khususnya jaringan pipa, menjadi sangat penting sebagai tulang punggung distribusi energi nasional,” katanya.

Pernyataan ini didukung oleh SVP Strategy & Investment PT Pertamina (Persero), Henricus Herwin, yang dalam paparannya menyoroti strategi Pertamina sebagai holding energi dalam mengintegrasikan rantai pasok minyak dan gas bumi hulu dan hilir.

“Di tengah tantangan global, konsolidasi dan integrasi sistem energi nasional menjadi krusial, tidak hanya untuk efisiensi tetapi juga untuk menjaga kedaulatan dan keberlanjutan,” ujarnya.

Dari sisi pengembangan infrastruktur, Direktur Infrastruktur dan Teknologi PT Perusahaan Gas Negara Tbk, Harry Budi Sidharta menegaskan bahwa PGN sebagai Subholding Gas Pertamina, merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendukung hilirisasi industri gas bumi melalui integrasi infrastruktur dan inovasi teknologi.

“Ini semakin memperkuat posisi Subholding Gas Pertamina sebagai pemain kunci dalam mewujudkan infrastruktur gas yang terintegrasi dan agregasi gas bumi di Indonesia,” ujar Harry.

VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero) menambahkan, forum PIPES mencerminkan keaktifan Pertagas dalam memimpin distribusi energi bersih. “Kami berharap, program ini menjadi sinergi dari semua pihak sehingga dapat meningkatkan energi bersih di Indonesia, untuk mencapai kedaulatan energi dan target NZE Pemerintah,” katanya.

PIPES 2025 menampilkan dua sesi plenary yang membahas berbagai isu material di sektor energi dengan dialog terbuka mengenai harmonisasi regulasi energi serta keseimbangan kebutuhan pasar dengan kedaulatan energi nasional. (Red)

Share:

Kapolsek Indrapura Tinjau Lokasi Penanaman Jagung 7 Ha di PT Moeis

Batu Bara, Bara Pos TV

Kapolsek Indrapura, Polres Batu Bara, AKP Reynold Silalahi bersama Kanit Binmas, Bhabinkamtibmas tinjau lokasi penanaman jagung dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di Perkebunan PT Moeis, Perkebunan Sipare - Pare, Kecamatan Sei Suka. Selasa (8/7/2025).

Disebut AKP Reynold,  Polsek Indrapura siap untuk meningkatkan program ketahanan pangan dengan penanaman jagung.

"Kita cek lokasi penanaman jagung seluas 7 hektare dengan rincian 5 ha binaan Polres Batu Bara, 2 ha binaan Polsek Indrapura. Target kita akan dilakukan penanaman serentak 9 Juli 2025 dan saat ini lahan sudah standby siap tanam," ungkap AKP Reynold.

Ini semua kerjasama dengan pihak PT Moeis dan pola tanam tumpang sari dengan kelapa sawit dan target kita program Asta Cita Presiden Prabowo bisa berjalan dengan baik, tutup AKP Reynold Silalahi. (Pelka)

Share:

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih dua penghargaan sekaligus dalam ajang TOP CSR Awards #2025, yaitu TOP CSR Awards 2025, STAR 5 dan TOP Leader on CSR Commitment 2025.

 

Batu Bara, Barapostv

Hal tersebut diungkapkan oleh Staf Humas PT Inalum Kuala Tanjung, Jupri, kepada wartawan di yang kerjannya. Jumat (13/6/2025)

Dijelaskan Humas, Penghargaan ini diterima oleh INALUM dalam acara puncak yang diselenggarakan di Hotel Raffles Jakarta pada Rabu (11/06/2025).

TOP CSR Awards merupakan ajang penghargaan CSR paling prestisius di Indonesia yang diselenggarakan oleh Majalah TopBusiness, bekerja sama dengan berbagai lembaga dan pakar independen.

Tahun ini, tema yang diusung adalah “CSR for Sustainable Business Growth and Asta Cita Government Programs”, yang menekankan pentingnya integrasi CSR dalam strategi bisnis yang berkelanjutan, sejalan dengan program pembangunan nasional.

Penghargaan TOP CSR Awards #STAR 5 menunjukkan bahwa INALUM telah menjalankan program CSR secara strategis, selaras dengan ISO 26000 SR (Social Responsibility) sebagai panduan global bagi perusahaan dalam menjalankan CSR, serta berdampak positif terhadap masyarakat dan lingkungan disekitar bisnis INALUM beroperasi. Sementara penghargaan TOP Leader on CSR Commitment 2025 diberikan kepada pemimpin perusahaan yang dinilai memiliki komitmen tinggi dalam mendukung sistem, tata kelola, dan efektivitas implementasi CSR

“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan upaya berkelanjutan INALUM dalam menjalankan tanggung jawab sosial yang terintegrasi dengan strategi bisnis perusahaan,” ujar Daniel Hutahuruk selaku Kepala Group Layanan Strategis INALUM sekaligus perwakilan INALUM dalam ajang penghargaan tersebut.

“Kami percaya bahwa keberhasilan bisnis jangka panjang hanya dapat tercapai jika perusahaan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat, lingkungan, dan perekonomian secara berkelanjutan” tutup Daniel. (Pelka)

Share:

Kemen BUMN Rombak Susunan Pimpinan PT Inalum Kuala Tanjung

Batu Bara, Bara Pos TV

Kementerian BUMN dan PT Mineral Industri Indonesia (Persero) alias MIND ID, selaku para pemegang Saham PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum, melakukan perombakan susunan pengurus Inalum.

Hal tersebut diungkapkan salah seorang  Humas PT Inalum, Jupri kepada wartawan. Jumat (13/5/2025).

Disebut Humas perombakan tersebut atas musyawarah para pemegang saham dan persetujuan Kemen BUMN, Selasa (10/06/2025).

Adapun sejumlah keputusan perubahan yang diambil antara lain, mengukuhkan pemberhentian dengan hormat Devi Pradnya Paramita sebagai Direktur Keuangan Inalum terhitung sejak 25 November 2024.

Kemudian, memberhentikan dengan hormat Ilhamsyah Mahendra sebagai Direktur Utama Inalum terhitung sejak 10 Juni 2025.

Berikutnya, mengalihkan penugasan Melati Sarnita yang diangkat berdasarkan akta notaris nomor 63 tanggal 16 Juni 2023 yang semula sebagai Direktur Pengembangan Usaha menjadi Direktur Utama Inalum dengan masa jabatan meneruskan sisa masa jabatan sesuai akta notaris tersebut.

Selanjutnya, mengangkat Ken Permana sebagai Direktur Keuangan Inalum dan Arif Haendra sebagai Direktur Pengembangan Usaha Inalum.

Sedangkan jajaran komisaris memberhentikan dengan hormat Martuani Sormin sebagai Komisaris Independen Inalum dan Ahmad Erani Yustika sebagai komisaris Inalum masing-masing terhitung sejak 10 Juni 2025.

Pemegang saham juga mengangkat Kardwiyana Ukar dan Ali Said masing-masing sebagai komisaris. 

Dewan Komisaris :
Komisaris Utama.              : Musa Bangun
merangkap Komisaris 
Independen
Komisaris Independen.    : Hari Soebagijo
Komisaris.                            : Kardwiyana Ukar
Komisaris.                            : Indra Simarta
Komisaris.                            : Ali Said

Direksi
Direktur Utama.                 : Melati Sarnita
Direktur Operasi.               : Ivan Ermisyam
Direktur Strategic.             : Benny Alexander Fd 
Support & Human.                Wiwoho
Capital.
Direktur Pengembangan : Ken Permana,
Usaha.
Direktur Keuangan.          : Arif Haendra.

(Pelka)
Share:

Tim Keamanan PT INALUM Tingkatkan Silaturahmi dengan 3 Anak Forum

Batu Bara, Bara Pos TV

Tim Kemanan PT Indonesia Asahan Aluminium Kuala Tanjung, jalin silaturahmi dengan 3 anak Forum perwakilan dari 3 Desa di seputaran Perusahaan di RH Cafe, Desa Lalang, Medang Deras. Selasa (10/6/2025)1

Hadir dalam pertemuan tersebut, Forum Pemuda Pemudi Desa Lalang (FAM DL), Forum Pemuda Pemudi Kuala Indah (FPPKIN), dan Forum Pemuda Pemudi Kuala Tanjung (FPPKT). Tim pengamanan INALUM, Kolonel Oktavianus selaku Senior Advisor dan Firman Usman sebagai VP SSC.

Kolonel Oktavianus mengucapkan terima kasih telah bersedia 3 anak Forum untuk dusuk bareng bersama perwakilan dari Inalum.

"Silaturahmi seperti ini sangat berarti bagi perusahaan dan juga pemuda setempat. Tidak hanya sebatas formalitas atau seremoni semata, setidaknya kita sudah bagian dari satu keluarga atau seperti satu batang tubuh, apabila jari kaki kita sakit maka seluruh tubuh ikut merasakan sakit," ungkap Kolonel Okta.

Lanjut Kolonel, kalau disatu daerah pemudanya aktif dan produktif yakinlah, kedepannya akan banyak investor luar akan berinvestasi di Kuala Tanjung sekitarnya.

"Kalau pemuda bersatu memciptakan situasi kamtibmas aman dan kondusif di Kawasan Imdustri Kuala Tanjung, kita yakin perekomomian warga sekitar bisa meningkat. Pihak PT Inalum siap bersinergi dengan seluruh anak Forum dalam hal yang positif meningkatkan perekomomian masyarakat Batu Bara umumnya dan khususnya di seputaran perusahaan," pungkas Kolonel Oktavianus. (Pelka)

Share:

Idul Adha 1446 H, PT INALUM Salurkan 47 Ekor Hewan Qurban

Batu Bara, Bara Pos TV

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM)  Kuala Tanjung dan PLTA Paritohan salurkan 47 ekor hewan qurban sapi dan kambing di wilayah seputaran perusahaan. Hewan qurban dibagikan dalam rangka memeriahkan Idul Adha 1446 H.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur PT Inalum yang diwakili oleh Ali Hasian Harahap kepada wartawan, Minggu (8/6/2025)

Disebut Ali, ini semata dalam rangka wujud semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama di momen suci Idul Adha 1446 H, PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM). 

" 42 ekor sapi dan 5 ekor kambing disalurkan melalui pemerintah daerah, lembaga keagamaan, serta yayasan sosial sebagai bagian dari komitmen INALUM dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSL)," ungkap Ali Hasian.

Lanjut Ali Hasian Harahap, penyaluran hewan kurban ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap lingkungan sekitar, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan spiritualitas di tengah masyarakat.

"Secara simbolis penyerahan dilakukan pada Kamis, 5 Juni 2025. Salah satu titik penyerahan berlangsung di Lapangan Bola Kaki Lima Puluh yang diterima Bupati Batu Bara, dan Kabag Kesra Kabupaten Batu Bara," jelas Ali.

Di lokasi lain penyerahan dilakukan langsung kepada camat atau kepala desa setempat, tambah Ali.

“Idul Adha adalah momen pengorbanan, keikhlasan, dan kasih sayang. Melalui penyaluran hewan kurban ini, kami berharap dapat turut menghadirkan kebahagiaan dan keberkahan bagi masyarakat sekitar,” ujar Ali Hasian Harahap.

Berikut incian distribusi hewan kurban di Kawasan Sekitar Smelter Kuala Tanjuang, Kabupaten Batu Bara 26 ekor sapi, Pemerintah Kabupaten Batu Bara 4 ekor, Kecamatan Sei Suka, Air Putih, Medang Deras, Lima Puluh (masing-masing 1 ekor), 15 desa dan 1 kelurahan, termasuk Kuala Tanjung, Kuala Indah, Lalang, Suka Ramai, Gambus Laut, Pakam, Brohol, hingga Tanjung Gading Di Kawasan Sekitar PLTA Paritohan, Kabupaten Asahan dan Kabupaten Toba 16 ekor sapi dan 5 ekor kambing.

Pesantren Darul Falah dan Darul Ikhlas Aek Songsongan Masjid Nurul Iman, Masjid Nurul Huda, dan Masjid Al-Huda Yayasan Al-Washliyah Pulo Bandring Pemerintah Kecamatan Rahuning dan Bandar Pulau, Desa Aek Songsongan dan Tanjung Alam, Pemerintah Desa: Desa Meranti Timur, Desa Meranti Utara, Desa Halado, Desa Pintu Pohan, Desa Pintu Pohan Dolok, Ikatan Warga Islam INALUM Kab Toba, Polres Toba dan Koramil Porsea.

"Semoga kedepan hubungan PT Inalum dengan masyarakat di seputaran perusahaan bisa lebih baik lagi. Mohon doa restu kiranya PT Inalum bisa meningkat produksinya dan bisa lebih banyak lagi berbagi," Pungkas Ali Hasian Harahap. (Pelka)

Share:

Kerjasama SMKN 1 Air Putih dan PT INL Gelar Seminar Memasuki Dunia Kerja

Batu Bara, Bara Pos TV

SMK N 1 Air Putih bersama PT Industri Nabati Lestari (INL) gelar Seminar Persiapan Memasuki Dunia Kerja

SMK Negeri 1 Air Putih, Desa Sukaraja. Kegiatan inspiratif diikuti siswa kelas XII khususnya jurusan Kimia Industri yang berlangsung di Aula SMKN 1 Air Putih. Kamis (13/2/2025).

Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Air Putih, Sulistio, M.Pd, mengucapkan terima kasih atas kunjungan PT INL ke SMKN 1 Air Putih dan sebagai narasumber langsung dari PT. Industri Nabati Lestari (INL) Sei Mangkei, Sri Rezeki Amalia, S.Psi., yang merupakan Staf HRD di PT. Industri Nabati Lestari dan memberikan seminar motivasi bertemakan Persiapan Memasuki Dunia Tenaga Kerja.

"Alhamdulillah siswa sangat antusias mengikuti seminar ini, tujuan kita untuk memberikan wawasan kepada siswa mengenai dunia kerja, serta membekali mereka dengan keterampilan dan pengetahuan penting yang akan membantu dalam mempersiapkan masa depan setelah lulus dari SMK," ungkap Sulistio.

Lanjut Sulistio, pentingnya kesiapan mental dan keterampilan bagi para siswa agar dapat bersaing di dunia kerja setelah tamat dari SMK.

“Sebagai lulusan SMK, kalian memiliki keunggulan dalam keterampilan teknis. Namun, untuk sukses, kalian juga harus memiliki mental yang tangguh, motivasi tinggi, dan kemampuan beradaptasi dengan dunia industri. Saya harap seminar ini dapat membuka wawasan kalian tentang peluang kerja yang luas di luar sana,” ujar Sulistio.

Kepala Program Keahlian Kimia Industri, Ibu Monika MM Tampubolon, M.Pd, juga memberikan sambutan dan mengingatkan siswa agar memanfaatkan kesempatan ini dengan baik. 

“Jangan sia-siakan ilmu yang diberikan hari ini. Persiapkan diri kalian sejak sekarang agar lebih siap menghadapi tantangan setelah lulus,” ujar Monika.

Materi Seminar: Bekal Sukses di Dunia Kerja

Dalam seminar ini, Ibu Sri Rezeki Amalia, S.Psi., membawakan beberapa topik menarik yang sangat relevan bagi siswa yang akan segera memasuki dunia kerja, di antaranya:

Understanding Your Goals, Siswa diajak untuk memahami tujuan karier mereka dan bagaimana mengarahkan langkah-langkah menuju masa depan yang sukses.

Building Your Personal Brand, Narasumber menjelaskan pentingnya membangun citra diri yang positif, baik di dunia nyata maupun di media sosial, agar lebih mudah dikenal dan dipercaya oleh calon pemberi kerja.

Networking Strategies, siswa diberikan wawasan mengenai cara membangun jaringan profesional yang dapat membantu mereka mendapatkan peluang kerja lebih luas.

Resume and Cover Letter Tips, Sesi ini membahas cara membuat CV dan surat lamaran yang menarik serta menyesuaikannya dengan kebutuhan perusahaan.

Online Job Search Techniques, Narasumber memberikan tips dalam mencari lowongan kerja secara online, termasuk bagaimana memanfaatkan platform pencarian kerja secara efektif.

Interview Preparation, Sesi ini menjadi yang paling interaktif karena para siswa diajak melakukan simulasi wawancara kerja. Narasumber memberikan tips penting dalam menjawab pertanyaan wawancara, menjaga bahasa tubuh yang positif, serta menunjukkan sikap percaya diri di hadapan pewawancara.

Antusiasme Siswa dan Harapan ke Depan

Seminar ini mendapatkan respon positif dari para siswa. Mereka merasa semakin percaya diri dan termotivasi untuk menghadapi dunia kerja. 

Salah satu peserta seminar, Hafiz, mengungkapkan bahwa materi yang diberikan sangat membantu dalam mempersiapkan diri setelah lulus.

“Saya jadi lebih paham bagaimana membuat CV yang menarik dan cara menjawab pertanyaan saat wawancara kerja. Ilmu ini sangat berguna untuk kami yang sebentar lagi akan memasuki dunia kerja,” sebut Hafiz. (Plk)

Share:

PWI dan BPC Batu Bara Silaturahmi di Kawasan Industri Kuala Tanjung

Batu Bara, Bara Pos TV

Ketua PWI Batu Bara, Muhammad Amin dan Ketua Batu Bara Pers Club (BPC) Sholeh Pelka silaturahmi dengan  tokoh masyarakat, buruh, Kapos Sub Sektor Sei Suka Polsek Indrapura, Ipda Amri Siregar dan Manager Septy PT MNA di Partner Coffee, Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka. Rabu (12/02/2025).

Ketua BPC Batu Bara mengatakan, silaturahmi dengan pemuka masyarakat seperti tokoh buruh, pemuda dan perwakilan dari PT MNA rutin dilakukan.

"Kita bincang - bincang ringan saja sambil ngopi bareng dan silaturahmi ini sebulan sekali. Peran serta media untuk memberitakan hal yang positif sangat penting untuk menarik investor luar," ungkap Sholeh Pelka.

Ketua PWI Batu Bara juga mengatakan hal yang sama dan meminta pihak perusahaan di kawasan industri Kuala Tanjung kedepan bisa bersinergi dengan insan pers.

Manager Septy PT MNA, Juni menyambut baik apa yang diungkapkan oleh PWI dan BPC  Batu Bara.

"Walaupun ini sekedar bincang - bincang ringan tapi masukan yang disampaikan akan kita teruskan ke atasan. PT MNA siap untuk bersinergi dengan wartawan yang ada di kawasan Industri Kuala Tanjung dan siap kita berkoordinasi dengan perusahaan sekitarnya," ungkap Juni. (red)

Share:

Diduga Ada Kutipan Rekruitmen Security PT GBN KSBSI Nikeuba Geruduk PT Bakrie Domba Mas

Batu Bara, Bara Pos TV

Diduga adanya kutipan rekruitmen tenaga kerja Security di PT GBN untuk pengamanan di perusahaan PT Bakrie Kuala Tanjung, puluhan massa Komisariat Niaga Informatika Keuangan Perbankan dan Aneka Industri (Nikeuba)/Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Kabupaten Batu Bara, gelar aksi di depan PT Bakrie. Kamis (30/01/2024).

Aksi tersebut sempat ricuh dan terjado doron - mendorong pintu pagar dengan petugas keamanan (security).

Menurut ketua aksi, Yusri Bajang, selain adanya indikasi pengutipan yang dilakukan oleh oknum PT GBN pihak perusahaan juga melakukan pemecatan secara sepihak.

"Kami sebagai aktivis buruh dan putra daerah Kuala Tanjung meminta PT Domba Mas atau pihak PT Bakrie untuk memutuskan hubungan kerja dengan PT GBN. Dugaan pihak PT GBN telah melakukan timdakan semena - mena dengan memecat karyawannya tanpa ada SP 1 sampai SP 3," ungkap Yusri.

Lanjut Yusri, PT Bakrie, dan PT Domba Mas harusnya bisa melakukan evaluasi kepada PT GBN sebagai penyedia jasa keamanan, yang diduga menyalahi aturan.

Pada saat melakukan mediasi, perwakilan dari PT GBN "Zul" menyampaikan bahwa tidak perlu melakukan Surat Peringatan (SP), sehingga memancing para pendemo, sehingga membuat suasana menjadi memanas dan ricuh.

Aksi demo tersebut disambut oleh "Budi" perwakilan PT Bakrie Renewable Chemicals (BRC) yang menaungi PT. Domba Nas Agro Prima yang memberikan jasa keamanan ke PT GBN, bawa pihak perusahaan akan melakukan evaluasi terhadap pelanggaran - pelanggaran ketika cukup bukti dan melakukan penindakan sesuai dengan ketentuan - ketentuan yang berlaku.

Menurut Budi, perusahan menginginkan pekerja - pekerja yang baik, agar perusahan dapat berjalan sesuai dengan produksinya, dimana ketika pekerja beraktifitas dengan bagus tapi mendapatkan perlakuan tidak adil, hal ini akan menjadi perhatian pihak perusahaan.

"Ketika keberadaan itu ada (bukti), kita tidak akan butuh waktu lama untuk melakukan evaluasi, jika ada tindak pidana nya silahkan di proses secara hukum dan siap kita keluarkan,"tegas Budi.

Sampai dengan berita ini diturunkan tidak ada kata sepakat antara pendemo dan pihak PT Domba Mas dan PT GBN.

KSBSI dam Nikeuba serta organisasi buruh lainnya akan melakukan aksi demo yang lebih besar lagi. (Plk)

Share:

Fasilitasi Air Bersih dan Saluran Pembuangan Warga Sekitar Apresiasi PT MNA

Batu Bara, Bara Pos TV

Terkait dengan permintaan warga Desa Kuala Tanjung dan Desa Lalang agar pihak PT Multi Masa Nabati Asahan (MNA) Kuala Tanjung untuk menyediakan sarana air bersih dan saluran pembuangan telah membuahkan hasil. Warga sekitar perusahaan ucapkan terima kasih dan apresiasi kepada PT MNA.

Hal tersebut diungkapkan Riska boru Situmorang kepada wartawan di lokasi air bersih, Desa Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka. Kamis (30/01/2025).

Disebut Riska, kondisi setelah dibangunnya saluran pembuangan apabila hujan lebat turun tidak seperti kemaren.

"Sebelumnya kalau turun hujan langsung masuk kedalam rumah. Sekarang semenjak dibangun saluran pembuangan air cepat kering. Sarana air bersih juga sudah disediakan oleh PT MNA, bagi sumur yang terendam bisa mengambil air untuk minum dan cuci," ungkap Riska bersama emak - emak yang lain.

Lanjut Riska, ada 2 titik sarana air bersih Timur dan Barat yang dibangun oleh PT MNA dan juga saluran pembuangan.

"Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Pihak PT MNA yang telah menampung aspirasi warga sekitar perusahaan. Harapan kami kedepan bisa lah dibangun saluran pembuangan yang lebih banyak lagi dan tidak melebihi tinggi badan jalan dan memperhatikan kebutuhan untuk umum lainnya," pungkas Riska Situmorang. (Pelka)

Share:

Aksi di PT MNA , Anak Forum Minta Aliang Keluar dari Wilayah Kuala Tanjung

Batu Bara, Bara Pos TV

Ratusan Massa Forum Pemuda Pemudi di 3 Desa, Desa Kuala Tanjung, Lalang dan Kuala Indah gelar aksi dengan mengendarai truk jenis trado di PT Multimas Nabati Asahan Kuala Tanjung. Aksi Massa meminta pihak manajemen, Aliang, untuk keluar dari Tanah Melayu Kuala Tanjung. Rabu (03/04/2024).

Masing - masing perwakilan dari tiga desa dengan lantang berteriak mengusir Manager perusahaan, Aliang dan Hanna Sinaga.

Koordinator Aksi, Muhammad Guntur dan Yunara, M Syafii, Yusri Bajang dan OK Mahyudin mengatakan, pihak manajemen PT MNA telah ingkar janji yang telah disepakati pada aksi sebelumnya.

"Hari ini kita meminta agar pihak manajemen PT MNA seperti Aliang dan Hanna Sinaga, agar keluar dari Bumi Melayu Kuala Tanjung, karena tidak peduli dengan warga tempatan terkait dengan rekruitmen tenaga kerja, penyaluran CSR dan sumur warga yang tercemar dan banjir akibat pembangunan tembok perusahaan," ungkap Guntur dan Yunara.

Belum lagi diskriminasi terhadap kontraktor lokal yang banyak dihabisi dan tidak mendapat pekerjaan di PT MNA, ungkap Guntur.

Tokoh Pemudah Kuala Tanjung, M Syafii dan Arif juga meminta agar Aliang diberhentikan dari jabatannya karena gagal dan diduga ada unsur kesengajaan tebang pilih dalam rekruitmen tenaga kerja.

"Kami minta Aliang dan Hanna dipecat dari jabatannya dan hengkang dari bumi Kuala Tanjung," ujar Syafii dan Arif dengan tegas.  

Dalam orasi tersebut para orator mengoyak isi perjanjian yang ditandatangani oleh manajemen PT MNA bersama Koordinator Aksi, karena telah ingkar dan tidak ada satupun butir - butir kesepakatan dipenuhi oleh perusahaan.

Sampai berita ini diturunkan, Aliang tidak bersedia menjawab konfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp.

Penulis : Sholeh Pelka

Share:

Produk Semakin Kompetitif, INALUM Lakukan Ekspor Perdana 7000 Metric Ton

Kuala Tanjung, Bara Pos TV

 PT Indonesia Asahan Aluminium atau INALUM  melakukan ekspor Aluminium Ingot Seri G-1 sebanyak 7.000 MT ke China sekaligus sebagai momen ekspor pertama korporasi pada 2024. Ekspor yang dilakukan di Pelabuhan INALUM di Kuala Tanjung merupakan bukti produk INALUM yang semakin kompetitif di pasar global. 

Corporate Secretary INALUM Mahyaruddin Ende menyampaikan bahwa momen ekspor 7000MT ini merupakan hasil dari usaha perusahaan dalam menciptakan produk aluminium berkualitas berstandar global. Sekaligus sebagai langkah perusahaan dalam melakukan ekspansi pasar tidak hanya di pasar domestik tetapi juga di pasar global. Sabtu (30/03/2024)

”Momen ekspor ini merupakan langkah perusahaan dalam hal ekspansi pasar aluminium khususnya pasar global. Hal tersebut sejalan salah satu dari tiga mandat yang diberikan pemerintah kepada keluarga besar BUMN Holding MIND ID yaitu terkait memiliki kepemimpinan pasar yang terwujud melalui optimalisasi komoditas mineral dan ekspansi bisnis, sekaligus pembuktian korporasi atas kemampuan yang mampu memenuhi kebutuhan pasar domestik dan juga pasar internasional.” ujar Mahyaruddin. 

Sejumlah 7000 MT Aluminium Ingot Seri G1 menjadi produk yang menjadi komoditas ekspor perdana pada 2024 ini. Proses pemuatan produk dan pengiriman dilakukan di Pelabuhan INALUM di Kuala Tanjung pada 28 dan 29 Maret 2024. 

Aluminium Ingot merupakan produk INALUM memproduksi Aluminium Ingot dengan kualitas premium. Ada beberapa kualitas yang diproduksi oleh Inalum, namun yang paling banyak diminati adalah 99,90%. Aluminium Ingot yang diproduksi INALUM, memiliki berat 22,7 kg per batang dengan dua tingkat kemurnian aluminium; 99,90% dan 99,70%. Kualitas Aluminium Ingot Inalum mengacu pada JIS h2102 (Virgin Aluminium Ingot) dan JIS H1305 (Metode Analisis Spektrokimia Emisi Optik untuk Aluminium dan Paduan Aluminium). INALUM memproduksi 4 jenis aluminium Ingot berdasarkan level kemurnian, yaitu: S1-A (99,92%), S1-B (99,90%), S2 (99,85%), dan G1 (99,70%). Aluminium Ingot pada umumnya memerlukan proses remelting agar dapat dibentuk menjadi berbagai produk akhir, seperti komponen otomotif, konstruksi bangunan, dan lain-lain. 

Berdasarkan hasil riset Wood Mackenzie pada September 2023 lalu menyebutkan bahwa dalam jangka menengah, diproyeksikan market balance aluminium di Indonesia akan mengalami surplus. Namun, untuk pasar aluminium di Asia masih mengalami defisit. Hal ini menjadi peluang bagi Industri aluminium dalam negeri untuk dapat memperluas pangsa pasar di Kawasan Asia sekaligus menjadi potensi korporasi dalam melakukan ekspansi bisnis yang lebih besar.

PT Indonesia Asahan Aluminium atau INALUM saat ini merupakan satu-satunya korporasi nasional yang bergerak dalam peleburan dan pengolahan aluminium. Pasca transformasi MIND ID – INALUM pada Maret 2023, INALUM berkomitmen untuk menjadi salah satu motor utama dalam hal mewujudkan visi “Menjadi Perusahaan Global Terkemuka Berbasis Aluminium Terpadu Ramah Lingkungan”. INALUM berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas produk-produk aluminiumnya dan fokus pada pengembangan ekosistem hilirisasi aluminium nasional, baik dalam hal peningkatan kapasitas produksi, pengembangan lingkup rantai pasok aluminium, maupun pengembangan energi hijau.

”INALUM saat ini juga tengah fokus pada penyelesaian beberapa proyek-proyek strategis khususnya untuk meningkatkan kapasitas produksinya secara bertahap dan diharapkan bisa mencapai angka produksi hingga 500 ribu ton dalam 5 tahun kedepan,” tambah Mahyaruddin. 

Beberapa aksi korporasi dilakukan oleh INALUM dalam rangka peningkatan kapasitas produksi sebagai respon atas tingginya potensi pasar aluminium nasional yang saat ini memiliki permintaan hingga 1 juta ton. Proyek-proyek tersebut antara lain: Pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Mempawah, Proyek Upgrading Teknologi Tungku Reduksi pada tahun 2023, Optimalisasi Smelter Kuala Tanjung yang ditargetkan akan meningkatkan kapasitas produksi di tahun 2024-2025. (Plk)

Share:

KPPBC Kuala Tanjung Sosialisasi Pita Cukai Tembakau ke Grosir

Batu Bara, Bara Pos TV

Dalam rangka meningkatkan pemahaman masyarakat, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Kuala Tanjung sosialisasikan pita cukai hasil tembakau kepada penjual eceran seperti grosir, toko, dan kedai diseputaran Jalan Acces Road Inalum, Sei Suka dan Medang Deras. Selasa (26/03/2024).

Kepala KPPBC TMP C Kuala Tanjung, Agus Sujendro menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan kepada para pelaku usaha

dalam mendeteksi secara dini dan mandiri.

Disebut Agus, ada kemungkinan beredarnya rokok ilegal yang dilekati dengan pita cukai yang salah peruntukkan, atau pita cukai yang salah personalisasi, atau pita cukai bekas, atau pita cukai palsu, atau tanpa pita cukai sama sekali. 

"Kegiatan sosialisasi ini dititik beratkan pada peningkatan pengetahuan para pelaku usaha dalam mendeteksi secara dini dan mandiri terkait kemungkinan beredarnya rokok ilegal,"ungkap Agus. 

Lanjut Agus, hal tersebut sangat penting,   selain jenis pelanggaran juga melanggar ketentuan sebagaimana diatur dalam pasal 54, 55 dan pasal 56 UU nomor 39 tahun 2007 tentang Cukai, juga berdampak pada tidak terpenuhinya hak keuangan negara.

Agus berharap melalui pelaksanaan sosialisasi ini dapat mengurangi peredaran rokok ilegal, sehingga penerimaan negara dibidang cukai dapat optimal dan masyarakat semakin sejahtera.

Penulis : Sholeh Pelka

Share:

Artikel

Kategori

Polri (136) Kriminal (86) Organisasi (85) Instansi daerah (74) Politik (64) Inalum (52) Pendidikan (50) Musibah (45) Perusahaan (44) Olahraga (38) keagamaan (30) TNI (20) sosial (19) Lingkungan (14) Pertanian (9) Nasional (5) Viral (4) KPU (3) breakingnews (3) kesehatan (3) terkini (3) Ekonomi (2) Budaya (1) Buruh (1) MUI (1) Opini (1) Pramuka (1) SUMUT (1) Teknologi (1)

Iklan