-->

Iklan

Iklan
image

Fraksi DPRD Batu Bara Sampaikam Pandangan Umum Terkait LKPJ Bupati Batu Bara

Batu Bara, Bara Pos TV

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) kepala daerah tahun anggaran berjalan. Selasa (31/3/2026)

Rapat berlangsung di ruang sidang utama DPRD dan dihadiri oleh pimpinan serta anggota dewan, unsur Forkopimda, dan perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD).

Dalam rapat tersebut, masing-masing fraksi secara bergantian menyampaikan pandangan, saran, serta evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah yang tertuang dalam Nota LKPJ. Beberapa fraksi menyoroti capaian program yang dinilai belum maksimal, khususnya di sektor pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, serta pengelolaan anggaran.

Fraksi Partai Gerindra Sangat berharap agar Dibentuknya Pansus Khusus (Pansus) Plasma Dalam Rangka Memastikan Pelaksanaa Plasma Diperkebunan Se-Kabupaten Batu Bara. Yang Bisa Berdampak Positif Dan Bisa Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat. (Plk)

Share:

Wabup Syafrizal Sampaikan LKPJ di Paripurna DPRD Batu Bara

BATUBARA, Bara Pos TV

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Nota LKPJ Tahun Anggaran 2025 di ruang rapat paripurna DPRD, Senin (30/3/2026)

Wakil Bupati Batubara Safrizal menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggung- Jawaban (LKPJ) Bupati Batu Bara Tahun Anggaran 2025 Merupakan Implementasi Dari Ketentuan Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, Sesuai Pasal 69 Ayat (1) Kepala Daerah Wajib Menyampaikan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Laporan Pertanggungjawaban, Keterangan Dan Ringkasan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Dari Serta Implementasi Daerah, Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 Tentang Laporan Dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

Laporan Keterangan Pertanggung- Jawaban (Lkpj) Bupati Batu Bara Tahun Anggaran 2025 Merupakan Penjabaran Penyelenggaraan Pemerintahan Dan Pembangunan selama Tahun 2025 Dan Bahan Informasi bagi Dprd Dalam Sidang Paripurna Sebagai Bahan Evaluasi Kinerja Kepala Daerah.

Merupakan salah satu wujud Implementasi Fungsi Kontrol atau Check and Balance Yang Diemban Oleh Dewan Yang Terhormat Terhadap Berbagai Kesepakatan Bersama Antara Eksekutif Dan Legislatif, Sebagaimana Yang Telah Ditetapkan Melalui Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah. (Plk)

Share:

Wakil Ketua DPRD Batu Bara Dukung Pembentukan Pansus Kebijakan Plasma

BATUBARA, Bara Pos TV

Wakil Ketua DPRD Batubara dari Fraksi PKS, Tenku Rodial Rodial, mendukung pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk mengawasi penerapan kebijakan plasma perkebunan 20 persen dari luas Hak Guna Usaha (HGU) perusahaan perkebunan. Menurutnya, langkah ini wajib dilakukan sesuai aturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Sesuai regulasi yang ada, DPRD pasti akan melakukan langkah-langkah yang tujuannya meningkatkan kesejahteraan masyarakat, jika 20 persen lahan HGU dijadikan plasma maka berapa banyak rakyat Batubara yang akan mendapatkan manfaatnya,” ujar Rodial kepada wartawan pada Senin(6/3).

Pendapatnya disampaikan sebagai tanggapan atas rekomendasi Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi I DPRD Batubara dengan perusahaan perkebunan di sekitar Kecamatan Limapuluh terkait pengusulan pembentukan pansus.

"Pada intinya kalau untuk kemaslahatan warga Batu Bara kita dukung. Ada beberapa perusahaan perkebunan di Kab. Batu Bara nanti bisa kita sosialisasikan," sebut Tengku Rodial. (Plk)

Share:

Paripurna Penyampaian Laporan Reses DPRD Batu Bara

BATU BARA, Bara Pos TV

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Batu Bara menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian laporan hasil reses Tahap I Tahun 2026, yang berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD, Senin (30/3/2026)

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Batu Bara dan dihadiri oleh para wakil ketua serta anggota DPRD, perwakilan Pemerintah Kabupaten Batu Bara, serta unsur Forkopimda.

Setelah melaksanakan kegiatan Reses ini sebagai Anggota DPRD Kab. Batu Bara kami akan menyikapi berbagai masalah yang ada di Kec.Talawi dan Kec. Datuk Tanah Datar untuk diteruskan dan disampaikan ke Pemerintahan Kabupaten Batu Bara agar dapat segera mengambil langkah-langkah kebijakan untuk mengatasinya.

Usulan-usulan dan Aspirasi masyarakat dan Konstituen yang telah disampaikan selama pelaksanaan Reses ini akan menjadi bahan dalam pembahasan P. APBD 2026 dan R. APBD 2027 sesuai skala prioritas dalam perencanaan pembangunan Kabupaten Batu Bara kedepannya.

Share:

Bupati Batu Bara Sampaikan Jawaban Pandangan Fraksi DPRD Batu Bara


Batu Bara, Bara Pos TV

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kembali menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian jawaban Bupati terhadap pandangan umum fraksi-fraksi atas Nota Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) tahun anggaran berjalan. Selasa (31/3/2026)

Rapat berlangsung di ruang sidang utama DPRD dengan dihadiri pimpinan dan anggota dewan, unsur Forkopimda, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Bupati Batubara H.Baharuddin diwakili Asisten III Renol Asmara Menyampaikan

Terima Kasih Kepada Fraksi Gerindra Yang Telah Menyampaikan Pandangan Umumnya Kepada Pemerintah Kabupaten Batu Bara.

Pemerintah Kabupaten Batu Bara Mempunyai Pandangan Yang Sama Mengenai Pentingnya Efektifitas Pelaksanaan Dan Pengawasan Anggaran Serta Peningkatan Pendapatan Asli Daerah.

Selanjutnya Kami Menyampaikan Terima Kasih Atas Apresiasi Terhadap Program Universal Health Coverage (Uhc) Yang Telah Berjalan Di Kabupaten Batu Bara Dan Ke Depan Terkait Dengan Indeks Kepuasan Pelayanan Kesehatan Perlu Ditingkatkan, Pemerintah Kabupaten Batu Bara Akan Melakukan Evaluasi Terhadap Pelayanan Yang Perlu Ditingkatkan Dan Terus Mengoptimalkan Faktor Yang Dapat Mempengaruhi Indeks Kepuasan Pelayanan Kesehatan Di Kabupaten Batu Bara. (Plk)

Share:

Dicecar Pertanyaan Mantan Kadis Kr Sebut Tidak Tahu di Persidangan Kasus Tipikor PUTR Batu Bara

Medan, Bara Pos TV

Mantan Kepala Dinas (Kadis) PUTR Batu Bara Kr sering mengatakan tidak tahu saat divecar pertanyaam oleh Jaksa Penuntut Umum dan Penasehat Hukum (PH) terkait Kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) di Pengadilan Negeri (PN) Medan. Senin (6/4/2026).

Ramadhan Zuhri, SH, salah seorang PH dari klien Usron Putra ketika menyampaikan pertannyan Kr sering mengatakan tidak tahu.

"Didalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) saksi K r mengatakan kenal dengan FZ dan DD serta mengatakan bahwa FZ adalah adik Kandung mantan Bupati Batu Bara,Z yang bagi bagi proyek di 7 kegiatan Dana DAK 2023  Dinas PUTR Batu Bara bersama DD. Namun saat ditanya kembali saksi Kr mengatakan tidak tahu atau tidak kenal dengan DD dan tidak ada mengatakan FZ bagi bagi proyek," sebut Ramadhan.

Jawaban saksi Kr tidakn esuai dengan BAP dan terkesan saksi berbohong padahal baru disumpah, tambah Ramadham Zuhri.

"Kita meminta Jalsa Penuntut Umum (JPU) untuk menghadirkan DD dan FZ agar diperiksa dalam persidangan. Karena diduga saudara DD dan FZ punya peranan penting dalam lasus ini sesuai dengan keterangan salsi - saksi dan para terdakwa, agar kasus ini bisa terang benderang siapa dalang dibalik ini semua," pinta Ramadhan.

Saksi yang juga Bendahara PUTR Batu Bara, R Mt juga menyebutkan kenal dengan DD karena sering mengantar berkas padahal nama DD tidak ada hubungannya dengan 7 perusahaan tersebut, tutup Ramadhan. (Plk)

Share:

3 Bulan Membeku Laporan Pengeroyokan di Polres Tebing Tinggi

Tebing Tinggi, Bara Pos TV

3 bulan sudah Laporan penganiayaan dengan pengeroyokan diduga sengaja dibekukan oleh oknum Juper Satreskrim Polres Tebing Tinggi.

Korban Fajar Ramadhan (19) Warga Jalan Gunung Martimbang, Rambutan, Tebing Tinggi kepada wartawan mengatakan bahwa diduga  pelaku sama sekali belum diperiksa dan masih berkeliaran bebas.

Dalam laporan polisi tertanggal 26/12/2025 ditandatangani oleh Ka SPKT Polres Tebing Tinggi Iptu Sonang Siregar..

Menurut abang kandung  korban, Andi Pranata menjelaskan peristiwa pengeroyokan terjadi persis didepan RSU Kumpulan Pane tanggal 25 Desember 2025.

"Korban dikeroyok 5 orang dipukul dan diinjak hingga tak berdaya," jelas Andi.

Salah satu pelaku A Hasibuan Cs warga Jalan karya Lk.3 Karya Jaya, Rambutan Tebing Tinggi masih berkeliaran bebas, tambah Andi.

"Juper sudah sering kita hubungi dan kita jumpai dikantor Polres Tebing Tinggi namun terkesan menghindar dengan berbagai macam alasan," ujar Andi.

Keluarga korban berharap agar kasus penganiayaan dengan pengeroyokan ini secepatnya diselesaikan dengan hukum yanga berlaku.

"Kami minta agar pelaku secepatnya ditangkap," pungkas Andi dengan tegas.

Juper Satreskrim Polres Tebing Tinggi Brigpol Yk S saat dikonfirmasi wartawan mengatakan 'Izin bang kalau mau kordinasi ke kantor aja bang 🙏🏻'. (Plk)

Share:

INALUM Berangkatkan 140 Peserta Mudik Gratis Ke Aceh, Padang, dan Pekanbaru

Batu Bara, Bara Pos TV

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) memberangkatkan sebanyak 140 pemudik dalam program Mudik Gratis 2026 sebagai bagian dari Program Mudik Bersama BUMN. Program ini diinisiasi oleh BP BUMN, di mana perusahaan-perusahaan BUMN secara serentak menyediakan fasilitas mudik gratis bagi masyarakat. Selasa (17/3/2026).

Direktur Human Capital & Supporting System menyebut INALUM bangga bisa membantu masyarakat untuk merayakan Idul Fitri di kampung halaman. Ia juga mendoakan agar para pemudik terus sehat dan selamat selama di perjalanan dan sampai tujuan.

Kami bangga bisa terus menjadi bagian dari perayaan Hari Raya Idul Fitri masyarakat sekitar dengan mengadakan Mudik Gratis 2026. Kami berterima kasih kepada masyarakat yang sudah berpartisipasi dan mendukung terus perusahaan. Mewakili jajaran keluarga besar INALUM, saya menyampaikan selamat pulang kampung, selamat berkumpul bersama keluarga, selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri dan sehat-sehat selalu,” ujar Benny

Kepala Grup Layanan Strategis PT INALUM, Daniel Hutauruk, menyampaikan bahwa keikutsertaan INALUM dalam program ini merupakan wujud kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung agenda sosial nasional.

“Mudik ini bertemakan Mudik Nyaman Bersama PT INALUM sebagai bagian besar dari Program Mudik Bersama dari BUMN. Kami berharap para pemudik bisa pulang dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga dan kami berdoa semoga bisa kembali dengan sehat dan selamat ke Batu Bara,” ujar Daniel.

Program Mudik Bersama BUMN 2026 bertema "Mudik Nyaman Bersama" bertujuan untuk menghadirkan perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau, sekaligus mengurangi kepadatan serta risiko kecelakaan akibat penggunaan kendaraan pribadi selama periode Idul Fitri 2026. INALUM melayani tiga rute utama, yakni Padang dengan 2 bus (64 orang), Pekanbaru dengan 1 bus (38 orang), serta Banda Aceh dengan 1 bus (38 orang). Pelepasan peserta mudik dilakukan secara resmi oleh Direktur Strategic Support and Human Capital, Benny Wiwoho, dari Kantor INALUM di Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, dalam suasana penuh kebersamaan dan antusiasme. Para pemudik diberangkatkan pada 17 Maret 2026 dan dijadwalkan kembali ke Batu Bara pada 24 Maret 2026.

Salah satu peserta mudik asal Indrapura yang menuju Pekanbaru turut mengungkapkan kebahagiaannya mengikuti program ini. Ia Bersama kelima anggota keluarganya baru sekali mengikuti program ini dan merasa sangat terbantu karena akhirnya bisa pulang ke kampung halamannya. 

“Kami bahagia, sekeluarga kami baru kali ini pulang kampung. Kami juga mendapatkan kaos, snack untuk perjalanan, dan uang saku selama perjalanan. Terima kasih INALUM,” ujarnya.

Sejak tahun 2015, INALUM rutin menyelenggarakan Mudik Gratis BUMN sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan ekosistem mudik yang nyaman, aman, dan terjangkau. Pada tahun ini, INALUM menjadi bagian dari 96 perusahaan BUMN dan anak perusahaan ikut serta pada prosesi pelepasan pemudik. Mudik Gratis BUMN 2026 menyiapkan 1.541 armada bus yang melayani sekitar 83.432 penumpang, 99 rangkaian kereta api untuk sekitar 28.720 penumpang, dan 46 unit kapal laut yang mengangkut sekitar 4.532 penumpang. 

INALUM berharap perjalanan mudik ini tidak hanya menjadi sarana mobilitas, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, kehangatan, dan momen berharga bagi para pemudik bersama keluarga di kampung halaman. Perusahaan turut mendoakan agar seluruh peserta dapat menjalani perjalanan dengan lancar, selamat sampai tujuan, serta kembali ke Batu Bara dalam keadaan sehat.

Selamat menunaikan ibadah Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri, semoga kebersamaan yang terjalin menjadi sumber kebahagiaan dan kekuatan baru bagi kita semua. Selamat mudik, semoga selamat sampai tujuan dan kembali dengan penuh sukacita. (Pelka)

Share:

INALUM Bantu Korban Banjir di Humbang Hasundutan

Humbahas, Bara Pos TV

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menyalurkan bantuan rehabilitasi bagi rumah ibadah yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Humbang Hasundutan pada Kamis, 5 Maret 2026 lalu. Program ini berkolaborasi dengan Pemkab setempat yang berkoordinasi dengan gereja terdampak bencana. Bantuan tersebut diserahkan kepada Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, untuk kemudian diteruskan kepada gereja-gereja penerima manfaat.

Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh INALUM kepada masyarakat di daerahnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada INALUM atas kepedulian dan dukungannya. Bantuan ini menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan solidaritas masih sangat kuat dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Bantuan diberikan kepada tiga gereja yang mengalami kerusakan akibat banjir, yaitu HKBP Panggunggungan, HKI Jagapayung, dan GKLI Bantoon. Mewakili penerima bantuan, Pendeta HKI Jagapayung, Pdt. Timbul Barita Sitorus, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada INALUM serta Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan atas bantuan yang diberikan.

“Kami berterima kasih kepada INALUM yang telah memberikan perhatian kepada gereja-gereja yang terdampak bencana, bahkan turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei. Bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk memperbaiki gereja dan mendukung kenyamanan jemaat dalam beribadah,” ujar Pdt Timbul.

Untuk INALUM, memberikan bantuan rehabilitasi ini memiliki makna penting bagi perusahaan gereja dan jemaat karena rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga menjadi pusat penguatan spiritual, tempat berkumpulnya komunitas, serta ruang untuk membangun solidaritas dan saling menguatkan di tengah situasi sulit pascabencana. Dengan pulihnya kondisi gereja, INALUM berharap jemaat dapat kembali menjalankan kegiatan ibadah dan pelayanan secara normal, sekaligus mempercepat pemulihan moral dan sosial masyarakat yang terdampak.

Kepala Departemen CSR INALUM, Zainuddin Iqbal Sidabutar, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung masyarakat di wilayah operasional dan sekitarnya, khususnya dalam proses pemulihan pascabencana terutama untuk fasilitas keagamaan dan fasilitas umum.

“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Humbang Hasundutan. INALUM berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi juga dalam tahap rehabilitasi pascabencana. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban jemaat dan membantu mempercepat proses pemulihan,” ujar Zainuddin.

Bantuan ini merupakan bagian dari salah satu komitmen perusahaan dalam melakukan pemulihan pasca bencana November silam. Banjir bandang tersebut melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Humbang Hasundutan pada akhir November 2025 dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan sungai meluap serta memicu longsor di beberapa titik. Bencana tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerusakan rumah warga, tetapi juga merusak fasilitas umum, termasuk rumah ibadah yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Sejumlah gereja dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan banjir dan material yang terbawa arus, sementara sebagian warga terpaksa mengungsi dan menjalani masa pemulihan pascabencana.

Share:

Bersama Kodam I Bukit Barisan INALUM Gelar Anev dan Binter Terkait Pengamanan

Batu Bara, Bara Pos TV

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) gellar Analisis dan Evaluasi sekaligus Pembinaan Teritorial (Binter), bantuan Oengamanan TNI bersama Kodam I Bukit Barisan di Aula Top Hill Singapure Land, Sei Balai. Jumat (13/3/2026)

Dalam sambutannya Kepala Group  Layanan Strategis, Danil Hutauruk mengucapkan terima kasih atas kehadiran Aster Kasdam I Bukit Barisan, Kolonel Inf. Mochammad Fuad Suparlin, Dandim 0207, Dandim 0208  Pabandya TerBhakti, Kadit Pamopit, Semior Spesialis Keamanan, Kolonel (Purn)  E Dwi Karyomo As, Kadep Keamanan, Firman Usman atau yang mewakiki, Danramil dan Bhabinsa.

"Pertemuan Anev ini sekaligus membahas keamanan objek vital di kawasan PT Inalum dari Kabupaten Toba sampai dengan Kabupaten Batu Bara. Ada benerapa titik rawan yang keamanannyayang harua diawasi secara serius terutama jaringan sutet karena ini kunci utama keberhasilan agar pengolaham Aluminium di Kuala Tanjung bisa berjalan dengan semestinya," ungkap Danil.

Pertemuan ini juga sekaligus menjalisn sinergitas antara INALUM dengan Kodam I/BB, Kodim dan Koramil yang ada di kawasan Perusahaan, tambah Danil.

Aster Kasdam I BB, Kolonel Mochammad Fuad Suparlin mengatakan, Anev dan Binter sangat penting dilakukan untuk pengamanan objek vital seperti INALUM.

"Pengamanan objek vital sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai aparat keamanan. INALUM salah satu BUMN salah satu aset pemerintah Republik Indonesia yang menghasilkan devisa negara. Sebagai abdi negara sudah sepantasnya kita tunjukkan bhakti  kita agar situasi di kawasan perusahaan tetap aman dan konduaif," ungkap Kolonel Mochammad Fuad.

Kawasan perusahaan INALUM mulai dari Toba, Asahan sampai Batu Bara keamanannya harus terjamin, kata Aster Kasdam.

"TNI dan Polri harus bersinergi  agar kamtibmas berjalan aman dan kondusif dengan demikiam kedepannya bisa menarik investor untuk menanamkan modalnya di Kawasan Industri Kuala Tanjung khususnya dan Sumut pada umumnya," jelas Kolonel Fuad.

Dalam kegiatan tersebut sekaligus buka luasa bersama dan penyampaian tausiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Latif.

"Sebaik baiknya manusia adalah bisa bermanfaat bagi manusia lainnya. Kehadiran PT Inalum Kuala Tanjung, Paritohan adalah wujud nyata apa yang dikatakan dalam Alquran yaitu bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya," ucao Ustad Abdul Latif.

Sebelum masuk bulam Ramadhan sampai menjelang hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, INALUM sudah banyak berbuat kebajikam menyantuni anak yatim, kaim dhuafa, membina pelaku UMKM, kata A Latif.

"Semoga apa yang dilakukan oleh INALUM bisa menjadi ladang amal kebajikan bagi seluruh pimpinan sampai laryawan. Barang siapa yang telah membantu anak yatim, dhuafa Allah akan bukalan pintu rezeki yang tidak diduga, Aamiin," pungkas Abdul Latif.

Usai kegiatan Anev dan Binter tersebut  INALUM memberikan souvenir kepada seluruh  peserta yang hadir. (Pelka)

Share:

Bongkar Rumah Kosong Maling Ditangkap Polsek Indrapura

Batu Bara, Bara Pos TV

Polsek Indrapura Polres Batu Bara berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) rumah kosong di Kelurahan Indrasakti, Kecamatan Air Putih.

Kapolsek Indrapura, AKP Rahmad Hutagaol, SH,MH mengatakan pelaku Dedek Ardian, Warga Dusun II Desa Titi Payung, Air Putih.

"Peristiwa pembongkaran rumah kosong milik Herwanto. Pelaku masuk melalui pintu belakang dan saat mengeluarkan barang curian kulkas alat masak,seng dibantu oleh R Napitupulu sekira pukul 03.00 Wib pada tanggal 16 Februari 2026," ingkap AKP Rahmad.

Pelaku Dedek ditangkap di Simpang Gang Perjuangan Indrapura lagi jalan kaki Rabu (25/2).

"Rumah tersebut kosong dan korban mengetahui sepekan setelah pembongkaran. Pelaku Dedek juga sebelumnya sudah ada LP  pelapor Bank BSI pencurian besi," jelas AKP Rahmad.

Barang bukti kulkas dan peralatan masak juga sudah diamankan petugas, tambah Kapolsek Indrapura.

Kini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh petugas, pungkas AKP Rahmad Hutagaol. (Pelka)

Share:

INALUM Perkuat Hilirisasi Aluminium Nasional melalui Pengembangan Terintegrasi Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah

Jakarta, Bara Pos TV

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) secara resmi melakukan groundbreaking Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian bauksit–alumina–aluminium pada 6 Februari 2026 di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Proyek ini menandai langkah strategis INALUM bersama Grup MIND ID dalam mendukung kebijakan hilirisasi mineral nasional sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta sejalan dengan arah kebijakan Asta Cita Presiden Prabowo yang menempatkan hilirisasi sebagai pilar utama penguatan industri nasional. 10 Februari 2026

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menyebut bahwa hilirisasi ini akan membuat Indonesia memiliki posisi tawar yang lebih baik dalam komoditas strategis, khususnya aluminium. Ia berharap swasembada aluminium pada tahun 2030 dapat tercapai.

“Hilirisasi bauksit menjadi aluminium merupakan agenda strategis nasional untuk memperkuat kemandirian sektor industri Indonesia. Percepatan pembangunan smelter dan refinery menjadi upaya untuk menekan ketergantungan impor, meningkatkan daya saing, serta membangun rantai pasok aluminium yang terintegrasi dari hulu hingga hilir yang memberikan pertumbuhan ekonomi bagi Indonesia,” ujar Melati.

Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian bauksit–alumina–aluminium di Mempawah ini terdiri dari Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 2 dan Smelter Aluminium. Dibangun di area yang sama dengan SGAR Fase 1 yang berkapasitas 1 juta ton alumina per tahun, SGAR Fase 2 yang juga dikelola oleh PT Borneo Alumina Indonesia, anak perusahaan PT Indonesia Asahan Aluminium dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), memiliki kapasitas produksi 1 juta ton alumina per tahun.

Dengan demikian, kapasitas produksi alumina domestik akan meningkat menjadi 2 juta ton per tahun, dengan penyerapan bijih bauksit sebesar 6 juta ton per tahun yang dipasok dari seluruh area Izin Usaha Pertambangan PT Aneka Tambang Tbk di Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Sementara itu, pasokan listrik untuk Smelter Aluminium kedua akan diperoleh dari PT Bukit Asam Tbk.

Pembangunan Smelter Aluminium Mempawah nantinya akan memiliki kapasitas produksi sebesar 600.000 ton per tahun, dengan seluruh produksinya diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan aluminium domestik. Dengan menggabungkan produksi aluminium dari Smelter INALUM di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, total kapasitas produksi aluminium INALUM akan mencapai sekitar 900 ribu ton per tahun.

Pembangunan dan pengoperasian Fasilitas Pengolahan dan Peleburan Aluminium Terpadu ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional, dengan total nilai investasi sebesar Rp104,55 triliun atau setara dengan USD 6,23 miliar. Proyek ini berperan strategis dalam memperkuat ketahanan pasokan bahan baku industri aluminium nasional, mengurangi ketergantungan impor, serta meningkatkan posisi Indonesia dalam rantai pasok aluminium global.

Tak hanya itu, dampak berganda (multiplier effect) dari proyek ini diharapkan dapat meningkatkan output ekonomi domestik secara signifikan. Diperkirakan akan terjadi peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) sekitar Rp71,8 triliun per tahun serta peningkatan penerimaan negara hingga sekitar Rp6,6 triliun per tahun. Selain itu, fasilitas terpadu ini juga berpotensi menyerap sekitar 65.000 tenaga kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung, mulai dari tahap konstruksi hingga operasional serta sektor pendukung.

Groundbreaking fasilitas bauksit–alumina–aluminium di Mempawah ini menegaskan komitmen INALUM dan Grup MIND ID dalam mengakselerasi hilirisasi mineral nasional secara berkelanjutan. Melalui sinergi antar korporasi dalam negeri, dukungan kebijakan pemerintah, serta penguatan rantai pasok dari hulu hingga hilir, INALUM optimistis pembangunan ekosistem aluminium nasional yang mandiri, berdaya saing global, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia dapat terwujud secara nyata dalam jangka panjang. (Pelka)

Share:

Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar

Jakarta, Bara Pos TV

BPI Danantara Indonesia (“Danantara Indonesia”) hari ini secara serentak melaksanakan groundbreaking enam proyek hilirisasi di 13 lokasi di Indonesia, dengan total nilai investasi mencapai US$ 7 miliar. Proyek-proyek ini merupakan bagian dari agenda transformasi ekonomi nasional untuk memperkuat sektor riil, meningkatkan nilai tambah industri dalam negeri, menciptakan lapangan pekerjaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Secara keseluruhan, proyek ini diperkirakan akan menyerap lebih dari 6.000 tenaga kerja langsung. Jumat, 6 Februari 2026.

Peresmian serentak ini menandai dimulainya implementasi proyek-proyek prioritas hilirisasi fase I yang dikelola secara terintegrasi lintas sektor, di antaranya sektor energi, pangan, mineral, dan logam, sebagai fondasi penguatan struktur industri nasional dan pengurangan ketergantungan impor secara bertahap.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa program hilirisasi merupakan agenda strategis yang menjadi prioritas Presiden Republik Indonesia, sekaligus menjadi salah satu fokus utama Danantara Indonesia dalam mendorong transformasi ekonomi nasional.

“Tahap awal proyek-proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi perekonomian Indonesia, baik melalui penciptaan nilai tambah industri maupun penyerapan tenaga kerja. Ke depan, proyek-proyek hilirisasi ini diharapkan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing global. Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, BUMN, dan mitra strategis, hilirisasi akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat kemandirian industri dan mendorong Indonesia menuju ekonomi yang lebih maju dan bernilai tambah tinggi,” ujar Rosan.

MIND ID bersama anggotanya INALUM dan ANTAM meresmikan fasilitas pengolahan dan pemurnian bauksit – alumina – aluminium yang berlokasi di Mempawah, Kalimantan Barat.

Fasilitas ini terdiri dari smelter aluminium baru dengan kapasitas 600.000 metrik ton aluminium per tahun dan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase II dengan kapasitas 1 juta metrik ton alumina per tahun.

Proyek ini ditujukan untuk mendukung program ketahanan mineral Indonesia serta mendukung pasokan bahan baku bagi sektor industri manufaktur dalam negeri sebagai bagian dari penguatan rantai nilai industri nasional.

Melalui proyek strategis nasional ini, MIND ID mendorong peningkatan nilai tambah hingga 70 kali lipat, dari bauksit menjadi alumina dan aluminium. Hal ini didasari dari harga bauksit mentah yang berada di kisaran US$ 40 per metrik ton, meningkat menjadi sekitar US$ 400 per metrik ton setelah diolah menjadi alumina, dan kembali melonjak hingga sekitar US$ 2.800–US$ 3.000 per metrik ton ketika diproses menjadi aluminium.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, mengatakan bahwa melalui hadirnya proyek ini dapat meningkatkan kemampuan produksi aluminium dalam negeri yang semakin kuat, serta menunjukkan bahwa Indonesia semakin mampu mengurangi ketergantungan impor aluminium.

Menurutnya, hadirnya fasilitas ini dapat menurunkan tingkat ketergantungan impor dan berdampak pada peningkatan cadangan devisa. Saat smelter aluminium baru beroperasi, diperkirakan cadangan devisa naik 394% dari Rp11 triliun menjadi Rp52 triliun per tahun. Di samping itu, para pelaku industri manufaktur akan mendapatkan kepastian pasokan bahan baku dari dalam negeri.

“Proyek ini adalah bentuk kontribusi Grup MIND ID dalam menciptakan nilai tambah di dalam negeri, memperkuat ekonomi, dan memperkuat kedaulatan negara pada sektor mineral, demi peradaban masa depan Indonesia,” pungkas Maroef.

Turut hadir dalam peresmian ini Gubernur Kalimantan Barat, Anggota DPR RI Komisi XII, Bupati Kabupaten Mempawah, Raja Mempawah XIV, Dewan Adat Dayak, serta jajaran Direksi dan Komisaris MIND ID, ANTAM, Bukit Asam, INALUM, dan PT Borneo Alumina Indonesia.

Pelaksanaan proyek-proyek hilirisasi ini sejalan dengan arahan Pre

Share:

Panitia Seleksi Tetapkan Ardiansyah Sembiring Resmi Jadi Kadus Bahbolon 1 Pematang Panjang

Batu Bara, Bara Pos TV

Ardiansyah Sembiring dinyatakan lolos menjadi Kepala Dusun Bahbolon 1 Desa Pematang Panjang, Kecamatan Air Putih.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Panitia Seleksu Kepala Dusun (Kadus) Daman Abdul Danan Damanik disaksikan oleh seluruh anggota panitia. Jumat (14/2/2026)

Ketua Panitia Seleksi Kadus menjelaskan bahwa  Ardiansyah Sembiring mengungguli 5 pesertalainnya.

"Ada 6 peserta yang ikut seleksi calon kadus. 3 materi yang diujikan, ujian tertulis, komputer dan wawancara. Untuk sesi wawancara langsung di lakukan oleh perwakilan Kecamatan Air Putih, Monde dan Syaiful Bahri,"jelas Danan.

Hasil dari 3 materi yang diujikan Ardiansyah Sembiring unggul dari semua peserta.

"Saat sesi wawancara hanya diikuti oleh 2 peserta yang memiliki nilai  tertinggi. 2 Tim penguji wawancara menilai Ardiansyah Sembiring lebih unggul dari Dedek Gumawan," ujar Danan.

Lamjut Danan, dalam hal ini panitia tetap transparan dan terbuka tidak ada keberpihakan.

"Usai mengetahui hasil wawancara sebagai ketua panitia langsung mengumumkan pemenang seleksi usai bersidang dengan panitia seleksi kadus," ucap Danan.

Seluruh hasil seleksi ujian sudah dikumpulkan dan terlihat Ardiansyah Sembiring unggul.

"Panitia secara sah sudah menetapkan Ardiansyah Sembiring sebagai Kepala Dusun Bahbolon 1 Desa Pematang Panjang ditandatangani dan stempel basah yang akan diserahkan kepada Kepala Desa Pematang Panjang pada hari kerja," tegas Abdul Danan Damanik. 

Panitia sebelumnya juga telah mengumumkan kepada peserta apabila ada yang merasa terzholimi untuk memberikan pendapatnya.

"Alhamdulillah seluruh peserta tidak ada merasa keberatan pelaksanaan seleksi calon kadus Bahbolon 1 dan tugas panitia sudah selesau," sebut Danan.

Saat di Kantor Kepala Desa Pematang Panjang seluruh perangkat Desa sudah mengucapkan selamat kepada Ardiansyah Sembiring termasuk Kepala Desa Parulian Gultom dan Sekdes Darwis. (Pelka).

Share:

Inalum Bersama PJT 1 Konservasi Air Hutan dan Masa Depan Danau Toba

Toba, Bara Pos TV

PT Indonesia Asahan Aluminium, telah menjalankan program strategis dalam hal konservasi alam di Kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba dengan yang terletak di 7 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara. 

Berkolaborasi dengan Perum Jasa Tirta 1 (PJT-1), kinerja ini menegaskan komitmen INALUM dalam mendukung kelestarian Daerah Tangkapan Air Danau Toba sebagai langkah meningkatkan kebermanfaatan perusahaan kepada masyarakat dan Indonesia. 

Program yang dilakukan antara lain pembangunan biopori, sumur resapan dan injeksi, pembibitan, penanaman pohon, hingga penguatan kapasitas masyarakat.

Kepala Divisi Konservasi dan Penghijauan INALUM Sunarno A. Rakino menyebut bahwa kinerja ini merupakan komitmen nyata perusahaan dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya air dan hutan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. 

Ia menyebut bahwa pelestarian Danau Toba hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan pemangku kepentingan.

“Bagi INALUM, Danau Toba bukan hanya bentang alam, tetapi sumber kehidupan dan warisan bagi generasi mendatang. Melalui program konservasi, kami berupaya hadir dengan aksi nyata yang terukur dan berkelanjutan, dengan melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan.

Kami percaya, ketika kolaborasi ini berjalan beriringan, upaya menjaga Danau Toba tidak hanya menjadi program, tetapi menjadi komitmen bersama untuk masa depan Sumatera Utara dan Indonesia,” ujar Sunarno.

Sepanjang 2025, INALUM dan mitra telah merealisasikan berbagai kegiatan strategis konservasi yang tersebar di Kabupaten Toba, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Simalungun, Samosir, Dairi, dan Karo. Upaya tersebut dirancang untuk memberikan dampak nyata terhadap keberlanjutan ekosistem Danau Toba sekaligus meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. 

Adapun beberapa program yang dilakukan antara lain:

Konservasi Air dan Resapan

Upaya konservasi air dilakukan melalui pembangunan 10.000 lubang biopori yang tersebar terutama di Kabupaten Simalungun dan Samosir. Selain itu, pembangunan 500 unit sumur resapan di wilayah Toba, Humbang Hasundutan, dan Tapanuli Utara menjadi bagian dari langkah strategis meningkatkan daya serap air tanah dan mengurangi limpasan permukaan.

INALUM juga menginisiasi pembangunan 15 unit sumur injeksi yang tersebar di Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, dan Karo sebagai solusi inovatif untuk menjaga ketersediaan air tanah di kawasan hulu.

Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Di bidang edukasi lingkungan, program Sekolah Peduli Lingkungan menjangkau 15 sekolah di kawasan Danau Toba, meliputi Toba, Humbang Hasundutan, Simalungun, Samosir, Dairi, dan Karo. Program ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan sejak dini.

Untuk mendukung keberlanjutan rehabilitasi lahan, INALUM turut membangun Kebun 3 unit Bibit Rakyat (KBR) berkapasitas 50.000 bibit per tahun, dan Pembibitan Modern Paritohan berkapasitas 500.000 bibit per tahun. Fasilitas ini diharapkan menjadi tulang punggung penyediaan bibit bagi program penghijauan jangka panjang di kawasan Danau Toba.

Pencegahan Kebakaran Hutan & Lahan dan Penguatan Kelembagaan Masyarakat

Sebagai bagian dari mitigasi risiko kebakaran hutan dan lahan berbasis komunitas, INALUM melaksanakan sosialisasi pencegahan karhutla di DTA Danau Toba melalui pembentukan dan pelatihan Masyarakat Peduli Api (MPA) sebanyak 18 MPA di beberapa kabupaten, yaitu: Humbang Hasundutan, Simalungun, Dairi, Karo dan Samosir hingga tahun 2025.

Rehabilitasi Lingkungan

Program penanaman pohon menjadi salah satu pilar utama dengan total 1.050 pohon yang ditanam oleh INALUM dan mitra di berbagai lokasi prioritas di kawasan Danau Toba. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat tutupan vegetasi, mencegah erosi, dan menjaga kualitas air danau.

Penanaman dilakukan di area seluas lebih dari 1.400 hektar di berbagai kabupaten di sekitar Danau Toba. Jenis tanaman yang ditanam dipilih berdasarkan fungsi ekologis dan karakteristik lahan, seperti untuk menahan erosi, meningkatkan daya serap air, serta memperluas tutupan hijau di wilayah tangkapan air Danau Toba. 

Program penanaman pohon ini juga merupakan langkah inisiatif INALUM dalam melaksanakan mitigasi terjadinya bencana hidrometeorologi di Sumatera Utara. 

Program konservasi INALUM menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan INALUM dalam menjaga kelestarian ekosistem Danau Toba sebagai sumber kehidupan, ruang budaya, dan penggerak ekonomi masyarakat sekitar.

Melalui pendekatan konservasi yang kolaboratif, terukur, dan berkelanjutan, INALUM memastikan upaya pelestarian tidak berhenti pada kegiatan simbolis, tetapi memberikan dampak nyata dan berkelanjutan dalam mendukung keberlanjutan Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Sumatera Utara dan Indonesia. (Plk)

Share:

Kapolres Batu Bara Minta Pelindo Kuala Tanjung Komunikasi 2 Arah Terkait Masuknya Kapal Pesiar

Batu Bara, Bara Pos TV

Polres Batu Bara nyatakan sikap tegas siap menjaga konduaifitas di Pelindo Kuala Tanjung dan jalin komunikasi, kolaborasi untuk menyambut kapal pesiar yang mengangkut ribuan turis mancanegara.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson Nainggolan saat menerima audensi GM Pelindo Kuala Tanjung, Indri Gunawan beserta rombongan di Ruang kerja Kapolres Batu Bara. Selasa (13/1/2026).

"Polres Batu Bara salah satu perhatian utama selama menjabat Kapolres Batu Bara adalah semata mata untuk menciptakan suasana yang kondusifan di Batu Bara," tegas AKBP Doly Nelson.

Komunikasi dua arah yang baik harus dapat terjalin dan Polres Batu Bara tetap mendukung upaya untuk menciptakan suasana yang nyaman dan aman.

"Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang berkesinambungan antara Kepolisian dengan PT Pelindo Regional 1 Kuala Tanjung," ujar Kapolres.

GM Pelindo Regional I Kuala Tanjung, Indri Gunawan mengucapkan mengucapkan terima kasih atas sambutan dari Kapolres dan jajaran Polres Batu Bara.

"Pelindo Kuala Tanjung siap menjalin komunikasi dan saling koordinasi dan kolaborasi dalam menyambut kedatangan kapal pesiar untuk dikemudian hari guna terciptanya suasana yang Kondusif,"tutup Indri Gunawan. (Plk)

Share:

Pelaku Cabul Ditangkap Satreskrim Polres Batu Bara

Batu Bara, Bara Pos TV

Pelaku cabul anak dibawah umur akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Batu Bara. Korban berusia 10 tahun bersama orang tua telah buat laporan Polisi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasat Reskrim, AKP Masagus melalui Kasi Humas Polres Batu Bara, AKP Fahmi. Selasa (14/1/2026).

Dijelaskan AKP Fahmi peristiwa pencabulan terjadi di salah satu desa di Kab. Batu Bara  (6/1) sekira pukul 16.00. Wib.

"Orang tua korban curiga melihat anaknya menangis dan langsung diinterogasi. Sang anak mengaku telah di cabuli oleh A yang masih satu desa, korban dibawa le kamar mandi dan terjadilah perihal yang tidak senonoh," ungkap AKP Fahmi.

Pelaku diamanakan  Minggu (11/1) dinihari dikediamannya.

"Saat ini pelaku masih ditahan di Mapolres Batu Bara dan masih menjalani proses pemeriksaan" pungkas AKP Fahmi. (Plk)

Share:

Menapaki Usia Emas 50 Tahun INALUM Komit Meneguhkan Eksistensi di Industri Aluminium Nasional

Jakarta, Bara Pos TV

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menandai 50 tahun perjalanan perusahaannya sebagai momentum refleksi atas kontribusi dan peran strategis yang telah dijalankan dalam mendukung industri aluminium nasional. Selasa (6/1/2026)

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menyampaikan bahwa lima dekade perjalanan perusahaan bukan semata tentang lamanya usia, melainkan tentang konsistensi INALUM dalam menjaga relevansi, ketangguhan, dan kontribusi nyata bagi Indonesia.

“Lima puluh tahun menjadi penanda bahwa INALUM terus bertumbuh bersama Indonesia. Sejak awal berdiri, INALUM hadir sebagai industri pengolahan aluminium yang memanfaatkan energi hijau, dan hingga hari ini tetap berkomitmen memberikan nilai tambah bagi perekonomian nasional serta manfaat bagi masyarakat,” ujar Melati.

Memasuki usia emasnya, INALUM memaknai perjalanan tersebut tidak hanya melalui seremoni, tetapi juga melalui keberpihakan dan kehadiran nyata di tengah masyarakat. Seiring terjadinya bencana alam di sejumlah wilayah Sumatera, INALUM memutuskan untuk meniadakan acara Selebrasi HUT ke - 50 ini. Selebrasi berupa Panggung Hiburan dan Jalan Santai yang biasanya digelar untuk masyarakat di sekitar wilayah operasional, telah didedikasikan seluruhnya pada kegiatan Sosial (CSR), yakni dengan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak bencana di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. 

Inisiatif ini mencerminkan tanggung jawab sosial perusahaan sekaligus empati terhadap kondisi kemanusiaan, selaras dengan prinsip keberlanjutan dan peran INALUM sebagai BUMN strategis yang tumbuh bersama lingkungan dan masyarakat.

Perjalanan 50 tahun INALUM juga ditandai dengan capaian kinerja yang mencerminkan kekuatan fondasi perusahaan. Sepanjang tahun 2025, INALUM mencatatkan prestasi pencapaian ALL TIME HIGH PRUDUCTION 280.082 MT dan ALL TIME HIGH SALES 280.141 MT yang artinya INALUM  mencapai jumlah produksi dan penjualan tertinggi sepanjang sejarah operasional perusahaan. Hasil tersebut merupakan buah dari penerapan inovasi berkelanjutan, penguatan efisiensi operasional, strategi bisnis yang adaptif serta komitmen Insan INALUM dalam merespons dinamika industri aluminium global. 

Pencapaian ini sekaligus menegaskan ketangguhan INALUM sebagai produsen aluminium nasional yang andal dan berdaya saing. Kedepannya INALUM akan terus melangkah mengambil peran penting dengan inisiatif strategis penguatan Industri Aluminium Terpadu.

Sebagai perusahaan BUMN yang bergerak di industri aluminium terintegrasi, INALUM mengelola pembangkit listrik tenaga air (PLTA) serta memproduksi aluminium primer untuk memenuhi kebutuhan industri dalam negeri dan pasar ekspor. Didirikan pada 6 Januari 1976 sebagai perusahaan patungan Indonesia–Jepang, INALUM sepenuhnya menjadi milik Negara Kesatuan Republik Indonesia pada tahun 2013. Sempat menjadi holding industri pertembangan di tanah air pada tahun 2018, dan Sejak 2023, INALUM berstatus sebagai anggota Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID (Mining Industry Indonesia), dan terus memperkuat perannya dalam mendukung kemandirian industri strategis nasional.

Syukuran usia emas ini dilaksanakan secara hybrid dari Jakarta, Kuala Tanjung, dan Paritohan sebagai simbol sinergitas operasional INALUM. Bersamaan dengan momen tersebut, INALUM juga mengadakan kegiatan Operasi Katarak Gratis untuk masyarakat dan Gerakan Donor Darah bersama PMI Batubara di Tanjung Gading, Sumatera Utara. (Plk)

Share:

PB Gemkara Minta Presiden RI Ambil Alih Lahan Eks HGU PT Socfindo Tanah Gambus

Batu Bara  Bara Pos TV

Pengurus Besar Gerakan Masyarakat Menuju Kesejahteraan Kabupaten Batu Bara (PB GEMKARA) Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara  mengeluarkan pernyataan keras tentang keberadaan lahan eks HGU PT Socfindo Tanah Gambus  Kabupaten Batubara.Pasalnya saat ini HGU yang dimiliki perusahaan asing tersebut sudah berakhir.

"Tanggal 31 Desember 2023, HGU PT Socfindo sudah habis dan pemerintah dengan tegas menyatakan tidak akan memperpanjang lagi dan segera ambil alih," kata Ketua Umum PB GEMKARA Drs.Khairul Muslim kepada media.Selasa (6/1/2026).

Masyarakat Batu Bara meminta sikap tegas Presiden Prabowo Subianto untuk segera mengambil alih lahan yang selama 60 tahun lebih diusahai PT Socfindo di Tanah Gambus  Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara.

Dengan pengambilalihan atau tidak memperpanjang lagi HGU PT.Socfindo maka  lahan tersebut bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk kepentingan negara dan kesejahteraan rakyat.

Menteri Agraria Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid berkali-kali menegaskan, pemerintah tidak akan memperpanjang HGU seperti PT Socfindo yang merupakan investasi  PMA (Penanaman Modal  Asing). Lahan eks HGU diambil alih oleh negara tersebut akan dilakukan identifikasi dan inventarisasi kemudian  dimasukkan dalam Buku Tanah dan selanjutnya akan dimanfaatkan untuk kepentingan negara dan rakyat.

Sikap tegas dan konsisten pemerintah sangat dituntut oleh masyarakat Batu Bara berkaitan lahan eks HGU PT Socfindo dan sudah  dua tahun habis  HGU-nya sejak 31 Desember 2023. Jadi, nunggu apa lagi karena lebih cepat lebih baik sehingga tidak menimbulkan konflik sosial,tegas Khairul yang juga Ketua Forum Pemred Media Siber Sumut itu.

Menurut Khairul, lahan eks HGU PT Socfindo seluas 6000 hektar lebih  tersebut  bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan masyarakat dan mendukung  program ketahanan pangan yang menjadi program prioritas Presiden Prabowo Subianto sekaligus  membuka lapangan kerja.

Sebagai contoh adalah  pengambil-alihan ratusan ribu hektar perkebunan  sawit  di Indonesia yang dilakukan di masa kepemimpinan  Prabowo Subianto karena melanggar ketentuan perizinan.

Dengan sikap tegas pemerintah melalui Satgas PKH (Penertiban Kawasan Hutan) yang dipimpin Menteri Pertahanan Sjafri Syamsuddin,akhirnya  perkebunan sawit tersebut  berhasil diambil alih oleh pemerintah dan dikelola Agrinas untuk kepentingan rakyat.

Tindakan tegas seperti ini sangat  ditunggu masyarakat Batu Bara  terhadap lahan eks HGU PT Socfindo Tanah Gambus yang memilki luas lebih 6000 hektar.

Sudah saatnya pemerintah menguasai secara langsung asset tersebut melalui Agrinas atau institusi lain yang ditunjuk pemerintah,ujar Khairul didampingi Ketua Harian Zulkarnain Achmad,Sekretaris Azmi bersama Ketua Divisi GEMKARA Zulkifli Nasution,Ahmad Syukur,Alban Alfa,Misli Sitorus,Tumiran,Ramlan M.Santoso,Jefri Maulana,Hasnuddin Faqih,Wasinton,Ali Umar,Mhd.Rozali,Suratman.

Kita ketahui bersama bahwa pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan tengah melakukan kebijakan efisiensi antara lain melakukan pengurangan terhadap dana Transfer Keuangan Daerah (TKD). Jika lahan eks HGU PT Socfindo dikelola oleh pemerintah maka peluang meningkatkan pendapatan untuk membiayai Pembangunan Daerah akan dapat terpenuhi tanpa membebani pemerintah pusat,tambahnya.

Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 18 Tahun 2021 tentang Hak Pengelolaan, Hak Atas Tanah, Satuan Rumah Susun dan Pendaftaran Tanah dengan tegas mengatur masalah HGU. Dalam PP Nomor 18 Tahun 2021 disebutkan,HGU yang telah berakhir dan tidak diperpanjang atau diperbaharui secara sah maka  secara hukum berstatus sebagai Tanah Negara.Makanya, tidak ada dasar hukum bagi PT Socfindo  bertahan dan  tetap menguasai lahan setelah  masa HGU berakhir. PB GEMKARA minta PT Socfindo patuh dan segera hengkang sebelum rakyat marah.

Bahwa dalam peraturan dan ketentuan  pertanahan tidak dikenal perpanjangan HGU secara otomatis dan setiap perpanjangan atau pembaharuan harus diajukan tepat waktu dan memenuhi syarat dalam aspek  hukum, sosial, lingkungan serta tata ruang.

PB GEMKARA juga meminta pemerintah pusat, BPN,instansi terkait untuk bersikap terbuka, profesional dan tegas dalam menyikapi status lahan  eks-HGU tersebut agar tidak terjadi peluang  "permainan" yang berpotensi menimbulkan konflik horizontal dan konflik sosial dan korupsi.

PB GEMKARA mencatat aspirasi masyarakat yang berdomisili di lingkar eks HGU PT Socfindo Tanah Gambus.

Masyarakat berharap agar tanah yang selama ini dikelola perusahaan asing tersebut secepatnya  dikembalikan kepada negara dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan dan kesejahteraan rakyat.

Pasal 33 UUD 1945 ayat 2 dan 3 dengan tegas menyebutkan "Cabang produksi penting dan menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai negara ; Bumi,air dan kekayaan alam dikuasai negara untuk sebesar-sebesarnya kemakmuran rakyat.

"Amanat UUD 1945 ini wajib diwujudkan pemerintah untuk kemakmuran rakyat".

Makanya, negara harus hadir dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Jangan sampai rakyat menjadi penonton dan marah serta terpaksa  turun ke jalan kemudian menguasai lahan eks HGU PT Socfindo. (Plk)

Share:

Artikel

Kategori

Polri (133) Organisasi (82) Kriminal (81) Instansi daerah (71) Politik (64) Pendidikan (50) Musibah (44) Perusahaan (44) Inalum (40) Olahraga (38) keagamaan (29) TNI (20) sosial (19) Lingkungan (14) Pertanian (9) Nasional (5) Viral (4) KPU (3) breakingnews (3) kesehatan (3) terkini (3) Budaya (1) Buruh (1) Ekonomi (1) MUI (1) Opini (1) Pramuka (1) SUMUT (1) Teknologi (1)

Blog Archive

Iklan