-->

Iklan

Iklan
image

Jalin Sinergitas Kapolres Dan PJU Batu Bara Gelar Coffee Morning dengan Wartawan

Batu Bara, Bara Pos TV

Suasana penlnuh keakraban  pertemuan antara Kapolres, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Batu Bara dan para insan pers mitra Polres, dalam  kegiatan Coffee Morning yang digelar di Aula Bhayangkara Polres Batu Bara. Selasa (22/04/2025).

Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson H. H. Nainggolan, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan komitmennya untuk menjaga dan melanjutkan hubungan baik yang telah terbentuk antara kepolisian dan rekan - rekan media. Ia meyakini, media memiliki peran vital sebagai jembatan informasi antara kepolisian dan masyarakat.

"Pertemuan ini bukan sekadar ngopi bersama. Ini adalah bentuk nyata dari komitmen kami untuk tetap terbuka dan bersinergi. Hubungan yang sudah baik ini harus kita jaga, bahkan kita tingkatkan," ujar AKBP Doly Nelson dengan nada bersahabat. 

Lebih lanjut, Kapolres juga menegaskan keseriusannya dalam menangani isu-isu krusial di wilayah hukum Polres Batu Bara, khususnya terkait peredaran narkoba di kawasan pesisir.

“Di Kabupaten Batu Bara terdapat 64 km lintas pantai yang menjadi perhatian serius kami. Jalur tersebut biaa dijadikan jalur penyelundupan narkoba. Kami tegaskan, tidak ada kompromi terhadap peredaran narkoba. Ini soal masa depan generasi kita,” tegasnya dengan penuh ketegasan.

Kasat Reskrim Polres Batu Bara, AKP Tri Boy Alvin Siahaan. S.I.K. SH, menyampaikan sejumlah harapan kedepan hubungan yang selama ini sudah baik bisa lebih baik lagi.

"Terkait pengungkapan kasus yang menonjol Satreskrim siap untuk merilis dan mohon dukungan dan masukan apabila ada informasi terjadinya tindak pidana untuk segera ditindaklanjuti secepatnya," ujar Try Boy. (Pelka)

Share:

Kades Sukaraja Sebut Penanganan Anak Sakit Tidak Butuh UHC Karena BPJS Aktif

Batu Bara, Bara Pos TV

Terkait adanya pemberitaan lemahnya penanganan anak sakit akibat program  Universal Health Coverage (UHC) tak berpungsi sehingga perawatan medis terhadap Yl warga Desa Sukaraja, Kecamatan Air Putih tak berjalan itu tidak benar.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Desa Sukaraja, Muhammad Rafiq kepada wartawan melalui sambungan telepon. Senin (21/4/2025).

Disebut Rafiq, pembiayaan medis terhadap Yulia ditanggung BPJS dan sementara tidak butuh UHC.

"Kita dari Pemerintahan Desa bekerjasama dengan Puskesmas Pematang Panjang, Air Putih sudah maksimal. Anak dari Ahmad Qulbi ini sudah punya BPJS aktif dan sudah kita fasilitasi berobat ke RS H Adam Malik," jelas Kades Sukaraja.

Logikanya kalau BPJS aktif tentu tidak butuh UHC dan upaya pemerintah sudah ada.

"Permasalahannya orang tua minta anaknya berobat alternatif dirumah, sehingga tidak bisa ditanggung BPJS," ulas Kades.

Lanjut Kades, begitupun kita bersama pihak kecamatan lagi bermusyawarah untuk mengambil kebijakan penanganan Yl yang 11 bulan memderita sakit.

"Pemberian nutrisi juga sudah kita lakukan untuk meningkatkan immun tubuhnya yang lemah. Kita juga berharap agar orangtua Yl mau kembali ditangani medis untuk proses penyembuhan," harap Kades Sukaraja. (Pelka)

Share:

Pengangkatan Kasek SMK Muhammadiyah Tanjung Tiram Sarat dengan KKN

Batu Bara, Bara Pos TV

Pengangkatan Kepala Sekolah (Kasek) SMK Swasta Muhammadiyah Kecamatan Tanjung Tiram sarat dengan KKN dan diduga hanya dilakukan rapat setengah kamar.

Hal tersebut diungkapkan oleh M Rizal Koto Sekretaris Majelis Dikdasmen PC Muhammadiyah Tanjung Tiram periode 2024. Jumat (18/04/2025).

"Kita punya alasan kuat karena kita menduga seleksi menjadi Kasek SMK Muhammadiyah 15 tidak terbuka," ungkap Rizal.

Lanjut Rizal, pada saat seleksi Kasek SMA  tahun yang lalu itu tidak dilakukan sehingga banyak guru - guru terkejut.

"Seleksi tertutup dan banyak yang nggak tahu, yang diangkat sdri Fenin Yufiza yang notabenenya istri dari Bendahara PC Muhammadiyah Tanjung Tiram, T

Alwatoni. Pernah dipertanyakan pengangkatan istrinya sebagai Kasek dan jawabannya karena darurat, seringan itu Toni menjawab," jelas Rizal dengan gamblang.

Warga Muhammadiyah Tanjung Tiram saja banyak yang nggak tahu dan tidak pernah dilibatkan untuk musyawarah.

"Jemaah Muhammadiyah sudah tidak nyaman dengan cara kepemimpinan sdra Toni yang terkesan otoriter dan selalu merasa benar sendiri. Masih banyak lagi kejanggalan terkait kebijakan dalam organisasi Muhammadiyah Tanjung Tiram ini, nanti saya beberkan satu persatu," tambah Rizal.

Saya hanya ingin menyelamatkan organisasi Muhammadiyah di Tanjung Tiram ini agar tidak terpecah belah hanya karena ulah segelintir orang pendatang," ulas Rizal.

"Kita minta kepada PD Muhammadiyah Batu Bara, PW Muhammadiyah Sumut agar meninjau ulang kembali pengangkatan Kasek SMK S Muhammadiyah Tanjung Tiram. Banyak lagi guru - guru yang sudah lama mengabdi dan lebih berkompeten dibidangnya," sebut Rizal Koto.

Rizal juga menuding oknum Bendahara PCM Tanjung Tiram, Alwatoni sebagai biang kerok terjadinya kekisruhan ini dan Ketua PCM terkesan menyetujui apa yang dilakukan bendaharanya.

"Sebagai kader Muhammadiyah kita tidak ingin Toni dan istrinya mengobok - obok manajemen dan AD/ART Muhammadiyah siapaun itu orangnya harus disingkirkan," tegas M Rizal.

Ketika dikonfirmasi kepada Alwatoni mengatakan, hubungi saja Ketua Dikdasmen PCM, Mulyadi.

"Saya istilah darurat itu istilah yang dibuatcpak Herman dulu waktu terbitkan SK kepala sekolah SMK yang lama. Kalau dibahas di Chat WA takut awak jadi fitnah baru Ayahanda atau nanti kalau ada kesempatan, kita bisa jumpa bersama ketua dikdasmen," ungkap jawab Toni melalui pesan Wa.

Ketua Majelis Dikdasmen PCM Tanjung Tiram, Mulyadi menjelaskan ada 2 nama yang diusulkan ke Dikdasmen PWM Sumut.

"Nurul Hasanah dan Fenin Yufiza yang kita usulkan untuk seleksi di Dikdasmen PWM Sumut. Kami aja terkejut yang disetujui Fenin Yufiza padahal yang bersangkutan Sarjana PAUD," ungkap Mulyadi. (Plk)

Share:

Waduh ! 5 Remaja Gagahi Gadis Bawah Umur Usai Dicekoki Miras

Batu Bara, Bara Pos TV

5 remaja nekad gagahi gadis dibawah umur usai dicekoki minuman keras (miras) di Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batu Bara. 4 pelaku ditangkap polisi 1 melarikan diri.

Tidak terima putrinya digilir oleh 5  pelaku orang tua korban Bunga Melur (nama samaran) 16 tahun, langsung buat laporan ke Polres Batu Bara.

Kapolres Batu Bara AKBP Doly Nelson, Nainggolan, S.H.,M.H dan Kasat Reskrim Polres Batu Bara, melalui Kasi Humas Polres Batu Bara AKP A.H., Sagala membenarkan peristiwa tersebut. Minggu (13/4/2025).

Kasi Humas menjelaskan, awalnya salah satu dari lima pelaku pelaku mengajak korban untul nonton kibot DJ di Kecamatan Sei Balai, Sabtu 5/4 malam Minggu.

"Korban dijeput salah satu pelaku menonton kibot dj dan saat dilokasi 4 temannya sudah menunggu dan langsung mencekoki korbam dengan miras. Dalam kondisi pusing korban dibawa kebun sawit PT Lonsum dan langsung melakukan persetubuhan secara bergantian," ujar Sagala.

Lanjut Kasi Humas, 4 dari 5 pelaku  masing-masing W, 15 tahun, MS, 16 tahun, DW, 16 tahun, dan P, 21 tahun, semuanya warga Kecamatan Sei Balai Kabupaten Batu Bara.

Korban melaporkan peristiwa yang dialami kepada orang tuanya.

"Orang tua korban langsung buat laporan ke SPKT dan diproses unit PPA Satreskrim Polres Batu Bara. Kanit Jatanras Ipda Ade Masri mendapat informasi langsung menangkap 4 pelaku Kamis 10/4 satu orang DPO," jelas Sagala.

Pelaku dijerat dengan pasal 82 ayat (1) Jo pasal 76E Jo pasal 81 ayat (1) dan ayat (2) Jo pasal 76D dari UU RI Nomor 17 tahun 2015 tentang Perubahan kedua atas UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang perlindungan Anak menjadi UU Jo Pasal 64 ayat ( 1 ) dari KUHPidana Jo UU RI No. 11 Tahun 2012 tentang Peradilan anak dengan hukuman sampai 15 tahun penjara. (Pelka)

Share:

Tim Jibom Ledakkan Granat Aktif di Kebun Sawit Simpang Empat Asahan

Asahan, Bara Pos TV

Tim Penjinak Bom (Jibom) ledakkan granat nenas aktif di kebun sawit. 

Granat jenis MK-I yang ditemukan disalah satu rumah warga di Dusun IIB, Desa Silomlom, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Asahan. Sabtu (12/4/2025).

Granat MK-I yang ditemukan tersebut dalam kondisi granat aktif yang bisa saja meledak ketika pemantiknya ditarik.

Kanit Reskrim Polsek Simpang Empat, IPDA Fery Habeahan menjelaskan kejadiannya bermula pada Jumat (11/4/2025) dimana, adanya laporan warga terkait penemuan granat nanas di rumah salah seorang warga.

"Kami langsung menuju ke TKP untuk melakukan pengamanan dengan memberi police line dan menghubungi Jibom Poldasu. Pihak Jibom sudah datang dan granat tersebut sudah kami amankan dan di musnahkan," ujar IPDA Fery Habeahan.

Ia mengaku, dugaan sementara pemilik granat tersebut milik orang tua pemilik rumah yang dahulu tinggal dirumah tersebut.

"Diduga sementara, pemilik dari granat nanas tersebut adalah bapak Pujut yang merupakan pensiunan TNI," ujarnya.

Namun, hingga saat ini, Pujut yang diduga pemilik barang tersebut belum dapat dihubungi karena sudah pindah ke Provinsi Banda Aceh.

"Bapak Pujut ini sekarang pindah ke Banda Aceh, dan belum dapat di hubungi untuk berkomunikasi," tutupnya.

Sementara, sebelumnya granat tersebut ditemukan saat pemilik rumah hendak membersihkan barang-barang milik orang tuanya yang sudah lama tidak terpakai.

Granat tersebut ditemukan diatas lemari di salah satu kamar yang dibungkus oleh sebuah plastik. 

Tim Jibom berhasil meledakkan granat nenas aktif tanpa kendala apapun. (Plk)

Share:

Tengku Rodial Apresiasi Bupati Batu Bara Gelar Tes Urine ASN

Batu Bara, Bara Pos TV 

Wakil Ketua DPRD Batu Bara, Tengku Rodial apresiasi Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, lakukan tes urine bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dijajaran Pemkab Batu Bara.

Hal tersebut diungkapkan Tengku Rodial di ruang kerjannya. Selasa (8/4/2025).

"Kita dukung dan apresiasi Bupati Batu Bara melakukan tes urine bagi seluruh ASN dan honorer yang bertugas di Pemkab Batu Bara. Untuk menciptakan desa Bersinar (Bersih dari Narkoba) harus dimulai dari pimpinan," ungkap Rodial.

Rodial juga mengungkapkan kekecewaan terkait pemberitaan viral adanya oknum Plt Camat yang tertangkap tangan diduga usai komsumsi narkoba beberapa hari yang lalu.

"ASN itu harus jadi panutan masyarakat dan wajib berikan contoh yang positif supaya disegani oleh rakyat. Langkah yang dilakukan oleh Bupati Batu Bara lakukan tes urine harus menyeluruh dan apabila terdapat oknum yang positif narkoba berilam sangsi," pinta Tengku Rodial. 

Sebagai informasi, Bupati Batu Bara secara mendadak lakukan tes urine puluhan ASN di RSUD H OK Zulkarnain bekerjasama dengan BNN Batu Bara dan hasilnya tidak ditemukan yang positif pengguna narkoba.(Pelka)

Share:

BPC Minta Oknum Camat Nibung Hangus Pakai Narkoba Dipecat

Batu Bara, Bara Pos TV

Ketua Batu Bara Pers Club (BPC) Sholeh Pelka

minta Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian  untuk berhentikan oknum Camat Nibung Hangus, An dari jabatannya sebagai Plt Camat diduga terlibat penggunaan narkoba. Selasa (8/4/2025).

Hal tersebut diungkapkan Sholeh Pelka saat bincang - bincang dengan Kabag Hukum Pemkab Batu Bara, Dede Irfan di Lima Puluh.

"BPC sangat menyayangkan oknum Camat An sebagai pejabat publik yang terlibat menggunakan sabu - sabu bersama 2 rekannya. Kalau sudah positif pengguna narkoba ini bisa mengganggu kinerjanya sebagai pejabat pemerintah dan kepercayaan masyarakat pun bisa negatif," ungkap Sholeh Pelka.

Lanjut Pelka, sudah pantas oknum Camat tersebut di evaluasi.

"Kita minta Bupati Batu Bara segera mengevaluasi oknum Camat 'An' segera dievaluasi dan kalau benar terbukti harus dicopot jabatannya," pinta Pelka.

Kabag Hukum Pemkab Batu Bara, Dede Irfan mengatakan masih mendalami kasus terlibatnya oknum Camat Nibung Hangus kasus narkoba.

"Pemkab Batu Bara melalui Kabag Hukum segera menyurati Polres Asahan terkait diamankannya Oknum Camat An yang ditangkap Sabtu (05/4). Hari ini juga surat akan kita kirim ke Polres Asahan," ujar Dede. (Tim)

Share:

Artikel

Kategori

Polri (136) Kriminal (86) Organisasi (85) Instansi daerah (74) Politik (64) Inalum (52) Pendidikan (50) Musibah (45) Perusahaan (44) Olahraga (38) keagamaan (30) TNI (20) sosial (19) Lingkungan (14) Pertanian (9) Nasional (5) Viral (4) KPU (3) breakingnews (3) kesehatan (3) terkini (3) Ekonomi (2) Budaya (1) Buruh (1) MUI (1) Opini (1) Pramuka (1) SUMUT (1) Teknologi (1)

Iklan