-->

Iklan

Iklan
image

Bongkar Rumah Kosong Maling Ditangkap Polsek Indrapura

Batu Bara, Bara Pos TV

Polsek Indrapura Polres Batu Bara berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) rumah kosong di Kelurahan Indrasakti, Kecamatan Air Putih.

Kapolsek Indrapura, AKP Rahmad Hutagaol, SH,MH mengatakan pelaku Dedek Ardian, Warga Dusun II Desa Titi Payung, Air Putih.

"Peristiwa pembongkaran rumah kosong milik Herwanto. Pelaku masuk melalui pintu belakang dan saat mengeluarkan barang curian kulkas alat masak,seng dibantu oleh R Napitupulu sekira pukul 03.00 Wib pada tanggal 16 Februari 2026," ingkap AKP Rahmad.

Pelaku Dedek ditangkap di Simpang Gang Perjuangan Indrapura lagi jalan kaki Rabu (25/2).

"Rumah tersebut kosong dan korban mengetahui sepekan setelah pembongkaran. Pelaku Dedek juga sebelumnya sudah ada LP  pelapor Bank BSI pencurian besi," jelas AKP Rahmad.

Barang bukti kulkas dan peralatan masak juga sudah diamankan petugas, tambah Kapolsek Indrapura.

Kini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh petugas, pungkas AKP Rahmad Hutagaol. (Pelka)

Share:

INALUM Perkuat Hilirisasi Aluminium Nasional melalui Pengembangan Terintegrasi Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah

Jakarta, Bara Pos TV

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) secara resmi melakukan groundbreaking Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian bauksit–alumina–aluminium pada 6 Februari 2026 di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Proyek ini menandai langkah strategis INALUM bersama Grup MIND ID dalam mendukung kebijakan hilirisasi mineral nasional sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta sejalan dengan arah kebijakan Asta Cita Presiden Prabowo yang menempatkan hilirisasi sebagai pilar utama penguatan industri nasional. 10 Februari 2026

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menyebut bahwa hilirisasi ini akan membuat Indonesia memiliki posisi tawar yang lebih baik dalam komoditas strategis, khususnya aluminium. Ia berharap swasembada aluminium pada tahun 2030 dapat tercapai.

“Hilirisasi bauksit menjadi aluminium merupakan agenda strategis nasional untuk memperkuat kemandirian sektor industri Indonesia. Percepatan pembangunan smelter dan refinery menjadi upaya untuk menekan ketergantungan impor, meningkatkan daya saing, serta membangun rantai pasok aluminium yang terintegrasi dari hulu hingga hilir yang memberikan pertumbuhan ekonomi bagi Indonesia,” ujar Melati.

Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian bauksit–alumina–aluminium di Mempawah ini terdiri dari Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 2 dan Smelter Aluminium. Dibangun di area yang sama dengan SGAR Fase 1 yang berkapasitas 1 juta ton alumina per tahun, SGAR Fase 2 yang juga dikelola oleh PT Borneo Alumina Indonesia, anak perusahaan PT Indonesia Asahan Aluminium dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), memiliki kapasitas produksi 1 juta ton alumina per tahun.

Dengan demikian, kapasitas produksi alumina domestik akan meningkat menjadi 2 juta ton per tahun, dengan penyerapan bijih bauksit sebesar 6 juta ton per tahun yang dipasok dari seluruh area Izin Usaha Pertambangan PT Aneka Tambang Tbk di Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Sementara itu, pasokan listrik untuk Smelter Aluminium kedua akan diperoleh dari PT Bukit Asam Tbk.

Pembangunan Smelter Aluminium Mempawah nantinya akan memiliki kapasitas produksi sebesar 600.000 ton per tahun, dengan seluruh produksinya diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan aluminium domestik. Dengan menggabungkan produksi aluminium dari Smelter INALUM di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, total kapasitas produksi aluminium INALUM akan mencapai sekitar 900 ribu ton per tahun.

Pembangunan dan pengoperasian Fasilitas Pengolahan dan Peleburan Aluminium Terpadu ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional, dengan total nilai investasi sebesar Rp104,55 triliun atau setara dengan USD 6,23 miliar. Proyek ini berperan strategis dalam memperkuat ketahanan pasokan bahan baku industri aluminium nasional, mengurangi ketergantungan impor, serta meningkatkan posisi Indonesia dalam rantai pasok aluminium global.

Tak hanya itu, dampak berganda (multiplier effect) dari proyek ini diharapkan dapat meningkatkan output ekonomi domestik secara signifikan. Diperkirakan akan terjadi peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) sekitar Rp71,8 triliun per tahun serta peningkatan penerimaan negara hingga sekitar Rp6,6 triliun per tahun. Selain itu, fasilitas terpadu ini juga berpotensi menyerap sekitar 65.000 tenaga kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung, mulai dari tahap konstruksi hingga operasional serta sektor pendukung.

Groundbreaking fasilitas bauksit–alumina–aluminium di Mempawah ini menegaskan komitmen INALUM dan Grup MIND ID dalam mengakselerasi hilirisasi mineral nasional secara berkelanjutan. Melalui sinergi antar korporasi dalam negeri, dukungan kebijakan pemerintah, serta penguatan rantai pasok dari hulu hingga hilir, INALUM optimistis pembangunan ekosistem aluminium nasional yang mandiri, berdaya saing global, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia dapat terwujud secara nyata dalam jangka panjang. (Pelka)

Share:

Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar

Jakarta, Bara Pos TV

BPI Danantara Indonesia (“Danantara Indonesia”) hari ini secara serentak melaksanakan groundbreaking enam proyek hilirisasi di 13 lokasi di Indonesia, dengan total nilai investasi mencapai US$ 7 miliar. Proyek-proyek ini merupakan bagian dari agenda transformasi ekonomi nasional untuk memperkuat sektor riil, meningkatkan nilai tambah industri dalam negeri, menciptakan lapangan pekerjaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Secara keseluruhan, proyek ini diperkirakan akan menyerap lebih dari 6.000 tenaga kerja langsung. Jumat, 6 Februari 2026.

Peresmian serentak ini menandai dimulainya implementasi proyek-proyek prioritas hilirisasi fase I yang dikelola secara terintegrasi lintas sektor, di antaranya sektor energi, pangan, mineral, dan logam, sebagai fondasi penguatan struktur industri nasional dan pengurangan ketergantungan impor secara bertahap.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa program hilirisasi merupakan agenda strategis yang menjadi prioritas Presiden Republik Indonesia, sekaligus menjadi salah satu fokus utama Danantara Indonesia dalam mendorong transformasi ekonomi nasional.

“Tahap awal proyek-proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi perekonomian Indonesia, baik melalui penciptaan nilai tambah industri maupun penyerapan tenaga kerja. Ke depan, proyek-proyek hilirisasi ini diharapkan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing global. Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, BUMN, dan mitra strategis, hilirisasi akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat kemandirian industri dan mendorong Indonesia menuju ekonomi yang lebih maju dan bernilai tambah tinggi,” ujar Rosan.

MIND ID bersama anggotanya INALUM dan ANTAM meresmikan fasilitas pengolahan dan pemurnian bauksit – alumina – aluminium yang berlokasi di Mempawah, Kalimantan Barat.

Fasilitas ini terdiri dari smelter aluminium baru dengan kapasitas 600.000 metrik ton aluminium per tahun dan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase II dengan kapasitas 1 juta metrik ton alumina per tahun.

Proyek ini ditujukan untuk mendukung program ketahanan mineral Indonesia serta mendukung pasokan bahan baku bagi sektor industri manufaktur dalam negeri sebagai bagian dari penguatan rantai nilai industri nasional.

Melalui proyek strategis nasional ini, MIND ID mendorong peningkatan nilai tambah hingga 70 kali lipat, dari bauksit menjadi alumina dan aluminium. Hal ini didasari dari harga bauksit mentah yang berada di kisaran US$ 40 per metrik ton, meningkat menjadi sekitar US$ 400 per metrik ton setelah diolah menjadi alumina, dan kembali melonjak hingga sekitar US$ 2.800–US$ 3.000 per metrik ton ketika diproses menjadi aluminium.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, mengatakan bahwa melalui hadirnya proyek ini dapat meningkatkan kemampuan produksi aluminium dalam negeri yang semakin kuat, serta menunjukkan bahwa Indonesia semakin mampu mengurangi ketergantungan impor aluminium.

Menurutnya, hadirnya fasilitas ini dapat menurunkan tingkat ketergantungan impor dan berdampak pada peningkatan cadangan devisa. Saat smelter aluminium baru beroperasi, diperkirakan cadangan devisa naik 394% dari Rp11 triliun menjadi Rp52 triliun per tahun. Di samping itu, para pelaku industri manufaktur akan mendapatkan kepastian pasokan bahan baku dari dalam negeri.

“Proyek ini adalah bentuk kontribusi Grup MIND ID dalam menciptakan nilai tambah di dalam negeri, memperkuat ekonomi, dan memperkuat kedaulatan negara pada sektor mineral, demi peradaban masa depan Indonesia,” pungkas Maroef.

Turut hadir dalam peresmian ini Gubernur Kalimantan Barat, Anggota DPR RI Komisi XII, Bupati Kabupaten Mempawah, Raja Mempawah XIV, Dewan Adat Dayak, serta jajaran Direksi dan Komisaris MIND ID, ANTAM, Bukit Asam, INALUM, dan PT Borneo Alumina Indonesia.

Pelaksanaan proyek-proyek hilirisasi ini sejalan dengan arahan Pre

Share:

Panitia Seleksi Tetapkan Ardiansyah Sembiring Resmi Jadi Kadus Bahbolon 1 Pematang Panjang

Batu Bara, Bara Pos TV

Ardiansyah Sembiring dinyatakan lolos menjadi Kepala Dusun Bahbolon 1 Desa Pematang Panjang, Kecamatan Air Putih.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Panitia Seleksu Kepala Dusun (Kadus) Daman Abdul Danan Damanik disaksikan oleh seluruh anggota panitia. Jumat (14/2/2026)

Ketua Panitia Seleksi Kadus menjelaskan bahwa  Ardiansyah Sembiring mengungguli 5 pesertalainnya.

"Ada 6 peserta yang ikut seleksi calon kadus. 3 materi yang diujikan, ujian tertulis, komputer dan wawancara. Untuk sesi wawancara langsung di lakukan oleh perwakilan Kecamatan Air Putih, Monde dan Syaiful Bahri,"jelas Danan.

Hasil dari 3 materi yang diujikan Ardiansyah Sembiring unggul dari semua peserta.

"Saat sesi wawancara hanya diikuti oleh 2 peserta yang memiliki nilai  tertinggi. 2 Tim penguji wawancara menilai Ardiansyah Sembiring lebih unggul dari Dedek Gumawan," ujar Danan.

Lamjut Danan, dalam hal ini panitia tetap transparan dan terbuka tidak ada keberpihakan.

"Usai mengetahui hasil wawancara sebagai ketua panitia langsung mengumumkan pemenang seleksi usai bersidang dengan panitia seleksi kadus," ucap Danan.

Seluruh hasil seleksi ujian sudah dikumpulkan dan terlihat Ardiansyah Sembiring unggul.

"Panitia secara sah sudah menetapkan Ardiansyah Sembiring sebagai Kepala Dusun Bahbolon 1 Desa Pematang Panjang ditandatangani dan stempel basah yang akan diserahkan kepada Kepala Desa Pematang Panjang pada hari kerja," tegas Abdul Danan Damanik. 

Panitia sebelumnya juga telah mengumumkan kepada peserta apabila ada yang merasa terzholimi untuk memberikan pendapatnya.

"Alhamdulillah seluruh peserta tidak ada merasa keberatan pelaksanaan seleksi calon kadus Bahbolon 1 dan tugas panitia sudah selesau," sebut Danan.

Saat di Kantor Kepala Desa Pematang Panjang seluruh perangkat Desa sudah mengucapkan selamat kepada Ardiansyah Sembiring termasuk Kepala Desa Parulian Gultom dan Sekdes Darwis. (Pelka).

Share:

Inalum Bersama PJT 1 Konservasi Air Hutan dan Masa Depan Danau Toba

Toba, Bara Pos TV

PT Indonesia Asahan Aluminium, telah menjalankan program strategis dalam hal konservasi alam di Kawasan Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba dengan yang terletak di 7 Kabupaten/Kota di Sumatera Utara. 

Berkolaborasi dengan Perum Jasa Tirta 1 (PJT-1), kinerja ini menegaskan komitmen INALUM dalam mendukung kelestarian Daerah Tangkapan Air Danau Toba sebagai langkah meningkatkan kebermanfaatan perusahaan kepada masyarakat dan Indonesia. 

Program yang dilakukan antara lain pembangunan biopori, sumur resapan dan injeksi, pembibitan, penanaman pohon, hingga penguatan kapasitas masyarakat.

Kepala Divisi Konservasi dan Penghijauan INALUM Sunarno A. Rakino menyebut bahwa kinerja ini merupakan komitmen nyata perusahaan dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya air dan hutan yang melibatkan berbagai elemen masyarakat. 

Ia menyebut bahwa pelestarian Danau Toba hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antara perusahaan, masyarakat, dan pemangku kepentingan.

“Bagi INALUM, Danau Toba bukan hanya bentang alam, tetapi sumber kehidupan dan warisan bagi generasi mendatang. Melalui program konservasi, kami berupaya hadir dengan aksi nyata yang terukur dan berkelanjutan, dengan melibatkan masyarakat dan pemangku kepentingan.

Kami percaya, ketika kolaborasi ini berjalan beriringan, upaya menjaga Danau Toba tidak hanya menjadi program, tetapi menjadi komitmen bersama untuk masa depan Sumatera Utara dan Indonesia,” ujar Sunarno.

Sepanjang 2025, INALUM dan mitra telah merealisasikan berbagai kegiatan strategis konservasi yang tersebar di Kabupaten Toba, Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, Simalungun, Samosir, Dairi, dan Karo. Upaya tersebut dirancang untuk memberikan dampak nyata terhadap keberlanjutan ekosistem Danau Toba sekaligus meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. 

Adapun beberapa program yang dilakukan antara lain:

Konservasi Air dan Resapan

Upaya konservasi air dilakukan melalui pembangunan 10.000 lubang biopori yang tersebar terutama di Kabupaten Simalungun dan Samosir. Selain itu, pembangunan 500 unit sumur resapan di wilayah Toba, Humbang Hasundutan, dan Tapanuli Utara menjadi bagian dari langkah strategis meningkatkan daya serap air tanah dan mengurangi limpasan permukaan.

INALUM juga menginisiasi pembangunan 15 unit sumur injeksi yang tersebar di Humbang Hasundutan, Tapanuli Utara, dan Karo sebagai solusi inovatif untuk menjaga ketersediaan air tanah di kawasan hulu.

Edukasi dan Pemberdayaan Masyarakat

Di bidang edukasi lingkungan, program Sekolah Peduli Lingkungan menjangkau 15 sekolah di kawasan Danau Toba, meliputi Toba, Humbang Hasundutan, Simalungun, Samosir, Dairi, dan Karo. Program ini bertujuan menanamkan nilai-nilai kepedulian lingkungan sejak dini.

Untuk mendukung keberlanjutan rehabilitasi lahan, INALUM turut membangun Kebun 3 unit Bibit Rakyat (KBR) berkapasitas 50.000 bibit per tahun, dan Pembibitan Modern Paritohan berkapasitas 500.000 bibit per tahun. Fasilitas ini diharapkan menjadi tulang punggung penyediaan bibit bagi program penghijauan jangka panjang di kawasan Danau Toba.

Pencegahan Kebakaran Hutan & Lahan dan Penguatan Kelembagaan Masyarakat

Sebagai bagian dari mitigasi risiko kebakaran hutan dan lahan berbasis komunitas, INALUM melaksanakan sosialisasi pencegahan karhutla di DTA Danau Toba melalui pembentukan dan pelatihan Masyarakat Peduli Api (MPA) sebanyak 18 MPA di beberapa kabupaten, yaitu: Humbang Hasundutan, Simalungun, Dairi, Karo dan Samosir hingga tahun 2025.

Rehabilitasi Lingkungan

Program penanaman pohon menjadi salah satu pilar utama dengan total 1.050 pohon yang ditanam oleh INALUM dan mitra di berbagai lokasi prioritas di kawasan Danau Toba. Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat tutupan vegetasi, mencegah erosi, dan menjaga kualitas air danau.

Penanaman dilakukan di area seluas lebih dari 1.400 hektar di berbagai kabupaten di sekitar Danau Toba. Jenis tanaman yang ditanam dipilih berdasarkan fungsi ekologis dan karakteristik lahan, seperti untuk menahan erosi, meningkatkan daya serap air, serta memperluas tutupan hijau di wilayah tangkapan air Danau Toba. 

Program penanaman pohon ini juga merupakan langkah inisiatif INALUM dalam melaksanakan mitigasi terjadinya bencana hidrometeorologi di Sumatera Utara. 

Program konservasi INALUM menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan INALUM dalam menjaga kelestarian ekosistem Danau Toba sebagai sumber kehidupan, ruang budaya, dan penggerak ekonomi masyarakat sekitar.

Melalui pendekatan konservasi yang kolaboratif, terukur, dan berkelanjutan, INALUM memastikan upaya pelestarian tidak berhenti pada kegiatan simbolis, tetapi memberikan dampak nyata dan berkelanjutan dalam mendukung keberlanjutan Danau Toba sebagai Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) di Sumatera Utara dan Indonesia. (Plk)

Share:

Kapolres Batu Bara Minta Pelindo Kuala Tanjung Komunikasi 2 Arah Terkait Masuknya Kapal Pesiar

Batu Bara, Bara Pos TV

Polres Batu Bara nyatakan sikap tegas siap menjaga konduaifitas di Pelindo Kuala Tanjung dan jalin komunikasi, kolaborasi untuk menyambut kapal pesiar yang mengangkut ribuan turis mancanegara.

Hal tersebut diungkapkan Kapolres Batu Bara, AKBP Doly Nelson Nainggolan saat menerima audensi GM Pelindo Kuala Tanjung, Indri Gunawan beserta rombongan di Ruang kerja Kapolres Batu Bara. Selasa (13/1/2026).

"Polres Batu Bara salah satu perhatian utama selama menjabat Kapolres Batu Bara adalah semata mata untuk menciptakan suasana yang kondusifan di Batu Bara," tegas AKBP Doly Nelson.

Komunikasi dua arah yang baik harus dapat terjalin dan Polres Batu Bara tetap mendukung upaya untuk menciptakan suasana yang nyaman dan aman.

"Melalui pertemuan ini, diharapkan terjalin komunikasi yang berkesinambungan antara Kepolisian dengan PT Pelindo Regional 1 Kuala Tanjung," ujar Kapolres.

GM Pelindo Regional I Kuala Tanjung, Indri Gunawan mengucapkan mengucapkan terima kasih atas sambutan dari Kapolres dan jajaran Polres Batu Bara.

"Pelindo Kuala Tanjung siap menjalin komunikasi dan saling koordinasi dan kolaborasi dalam menyambut kedatangan kapal pesiar untuk dikemudian hari guna terciptanya suasana yang Kondusif,"tutup Indri Gunawan. (Plk)

Share:

Pelaku Cabul Ditangkap Satreskrim Polres Batu Bara

Batu Bara, Bara Pos TV

Pelaku cabul anak dibawah umur akhirnya ditangkap Satreskrim Polres Batu Bara. Korban berusia 10 tahun bersama orang tua telah buat laporan Polisi.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasat Reskrim, AKP Masagus melalui Kasi Humas Polres Batu Bara, AKP Fahmi. Selasa (14/1/2026).

Dijelaskan AKP Fahmi peristiwa pencabulan terjadi di salah satu desa di Kab. Batu Bara  (6/1) sekira pukul 16.00. Wib.

"Orang tua korban curiga melihat anaknya menangis dan langsung diinterogasi. Sang anak mengaku telah di cabuli oleh A yang masih satu desa, korban dibawa le kamar mandi dan terjadilah perihal yang tidak senonoh," ungkap AKP Fahmi.

Pelaku diamanakan  Minggu (11/1) dinihari dikediamannya.

"Saat ini pelaku masih ditahan di Mapolres Batu Bara dan masih menjalani proses pemeriksaan" pungkas AKP Fahmi. (Plk)

Share:

Artikel

Kategori

Polri (136) Kriminal (86) Organisasi (85) Instansi daerah (74) Politik (64) Inalum (52) Pendidikan (50) Musibah (45) Perusahaan (44) Olahraga (38) keagamaan (30) TNI (20) sosial (19) Lingkungan (14) Pertanian (9) Nasional (5) Viral (4) KPU (3) breakingnews (3) kesehatan (3) terkini (3) Ekonomi (2) Budaya (1) Buruh (1) MUI (1) Opini (1) Pramuka (1) SUMUT (1) Teknologi (1)

Iklan