-->

Iklan

Iklan
image

INALUM Berangkatkan 140 Peserta Mudik Gratis Ke Aceh, Padang, dan Pekanbaru

Batu Bara, Bara Pos TV

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) memberangkatkan sebanyak 140 pemudik dalam program Mudik Gratis 2026 sebagai bagian dari Program Mudik Bersama BUMN. Program ini diinisiasi oleh BP BUMN, di mana perusahaan-perusahaan BUMN secara serentak menyediakan fasilitas mudik gratis bagi masyarakat. Selasa (17/3/2026).

Direktur Human Capital & Supporting System menyebut INALUM bangga bisa membantu masyarakat untuk merayakan Idul Fitri di kampung halaman. Ia juga mendoakan agar para pemudik terus sehat dan selamat selama di perjalanan dan sampai tujuan.

Kami bangga bisa terus menjadi bagian dari perayaan Hari Raya Idul Fitri masyarakat sekitar dengan mengadakan Mudik Gratis 2026. Kami berterima kasih kepada masyarakat yang sudah berpartisipasi dan mendukung terus perusahaan. Mewakili jajaran keluarga besar INALUM, saya menyampaikan selamat pulang kampung, selamat berkumpul bersama keluarga, selamat merayakan Hari Raya Idul Fitri dan sehat-sehat selalu,” ujar Benny

Kepala Grup Layanan Strategis PT INALUM, Daniel Hutauruk, menyampaikan bahwa keikutsertaan INALUM dalam program ini merupakan wujud kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung agenda sosial nasional.

“Mudik ini bertemakan Mudik Nyaman Bersama PT INALUM sebagai bagian besar dari Program Mudik Bersama dari BUMN. Kami berharap para pemudik bisa pulang dan merayakan Idul Fitri bersama keluarga dan kami berdoa semoga bisa kembali dengan sehat dan selamat ke Batu Bara,” ujar Daniel.

Program Mudik Bersama BUMN 2026 bertema "Mudik Nyaman Bersama" bertujuan untuk menghadirkan perjalanan mudik yang lebih aman, nyaman, dan terjangkau, sekaligus mengurangi kepadatan serta risiko kecelakaan akibat penggunaan kendaraan pribadi selama periode Idul Fitri 2026. INALUM melayani tiga rute utama, yakni Padang dengan 2 bus (64 orang), Pekanbaru dengan 1 bus (38 orang), serta Banda Aceh dengan 1 bus (38 orang). Pelepasan peserta mudik dilakukan secara resmi oleh Direktur Strategic Support and Human Capital, Benny Wiwoho, dari Kantor INALUM di Kuala Tanjung, Kabupaten Batubara, dalam suasana penuh kebersamaan dan antusiasme. Para pemudik diberangkatkan pada 17 Maret 2026 dan dijadwalkan kembali ke Batu Bara pada 24 Maret 2026.

Salah satu peserta mudik asal Indrapura yang menuju Pekanbaru turut mengungkapkan kebahagiaannya mengikuti program ini. Ia Bersama kelima anggota keluarganya baru sekali mengikuti program ini dan merasa sangat terbantu karena akhirnya bisa pulang ke kampung halamannya. 

“Kami bahagia, sekeluarga kami baru kali ini pulang kampung. Kami juga mendapatkan kaos, snack untuk perjalanan, dan uang saku selama perjalanan. Terima kasih INALUM,” ujarnya.

Sejak tahun 2015, INALUM rutin menyelenggarakan Mudik Gratis BUMN sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan ekosistem mudik yang nyaman, aman, dan terjangkau. Pada tahun ini, INALUM menjadi bagian dari 96 perusahaan BUMN dan anak perusahaan ikut serta pada prosesi pelepasan pemudik. Mudik Gratis BUMN 2026 menyiapkan 1.541 armada bus yang melayani sekitar 83.432 penumpang, 99 rangkaian kereta api untuk sekitar 28.720 penumpang, dan 46 unit kapal laut yang mengangkut sekitar 4.532 penumpang. 

INALUM berharap perjalanan mudik ini tidak hanya menjadi sarana mobilitas, tetapi juga menghadirkan kebahagiaan, kehangatan, dan momen berharga bagi para pemudik bersama keluarga di kampung halaman. Perusahaan turut mendoakan agar seluruh peserta dapat menjalani perjalanan dengan lancar, selamat sampai tujuan, serta kembali ke Batu Bara dalam keadaan sehat.

Selamat menunaikan ibadah Ramadhan dan Hari Raya Idulfitri, semoga kebersamaan yang terjalin menjadi sumber kebahagiaan dan kekuatan baru bagi kita semua. Selamat mudik, semoga selamat sampai tujuan dan kembali dengan penuh sukacita. (Pelka)

Share:

INALUM Bantu Korban Banjir di Humbang Hasundutan

Humbahas, Bara Pos TV

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) menyalurkan bantuan rehabilitasi bagi rumah ibadah yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Humbang Hasundutan pada Kamis, 5 Maret 2026 lalu. Program ini berkolaborasi dengan Pemkab setempat yang berkoordinasi dengan gereja terdampak bencana. Bantuan tersebut diserahkan kepada Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, untuk kemudian diteruskan kepada gereja-gereja penerima manfaat.

Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan yang diberikan oleh INALUM kepada masyarakat di daerahnya.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada INALUM atas kepedulian dan dukungannya. Bantuan ini menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan solidaritas masih sangat kuat dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

Bantuan diberikan kepada tiga gereja yang mengalami kerusakan akibat banjir, yaitu HKBP Panggunggungan, HKI Jagapayung, dan GKLI Bantoon. Mewakili penerima bantuan, Pendeta HKI Jagapayung, Pdt. Timbul Barita Sitorus, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada INALUM serta Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan atas bantuan yang diberikan.

“Kami berterima kasih kepada INALUM yang telah memberikan perhatian kepada gereja-gereja yang terdampak bencana, bahkan turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei. Bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk memperbaiki gereja dan mendukung kenyamanan jemaat dalam beribadah,” ujar Pdt Timbul.

Untuk INALUM, memberikan bantuan rehabilitasi ini memiliki makna penting bagi perusahaan gereja dan jemaat karena rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat beribadah, tetapi juga menjadi pusat penguatan spiritual, tempat berkumpulnya komunitas, serta ruang untuk membangun solidaritas dan saling menguatkan di tengah situasi sulit pascabencana. Dengan pulihnya kondisi gereja, INALUM berharap jemaat dapat kembali menjalankan kegiatan ibadah dan pelayanan secara normal, sekaligus mempercepat pemulihan moral dan sosial masyarakat yang terdampak.

Kepala Departemen CSR INALUM, Zainuddin Iqbal Sidabutar, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung masyarakat di wilayah operasional dan sekitarnya, khususnya dalam proses pemulihan pascabencana terutama untuk fasilitas keagamaan dan fasilitas umum.

“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Humbang Hasundutan. INALUM berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi juga dalam tahap rehabilitasi pascabencana. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban jemaat dan membantu mempercepat proses pemulihan,” ujar Zainuddin.

Bantuan ini merupakan bagian dari salah satu komitmen perusahaan dalam melakukan pemulihan pasca bencana November silam. Banjir bandang tersebut melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Humbang Hasundutan pada akhir November 2025 dipicu oleh curah hujan tinggi yang menyebabkan sungai meluap serta memicu longsor di beberapa titik. Bencana tersebut tidak hanya menimbulkan korban jiwa dan kerusakan rumah warga, tetapi juga merusak fasilitas umum, termasuk rumah ibadah yang menjadi pusat aktivitas masyarakat. Sejumlah gereja dilaporkan mengalami kerusakan akibat terjangan banjir dan material yang terbawa arus, sementara sebagian warga terpaksa mengungsi dan menjalani masa pemulihan pascabencana.

Share:

Bersama Kodam I Bukit Barisan INALUM Gelar Anev dan Binter Terkait Pengamanan

Batu Bara, Bara Pos TV

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) gellar Analisis dan Evaluasi sekaligus Pembinaan Teritorial (Binter), bantuan Oengamanan TNI bersama Kodam I Bukit Barisan di Aula Top Hill Singapure Land, Sei Balai. Jumat (13/3/2026)

Dalam sambutannya Kepala Group  Layanan Strategis, Danil Hutauruk mengucapkan terima kasih atas kehadiran Aster Kasdam I Bukit Barisan, Kolonel Inf. Mochammad Fuad Suparlin, Dandim 0207, Dandim 0208  Pabandya TerBhakti, Kadit Pamopit, Semior Spesialis Keamanan, Kolonel (Purn)  E Dwi Karyomo As, Kadep Keamanan, Firman Usman atau yang mewakiki, Danramil dan Bhabinsa.

"Pertemuan Anev ini sekaligus membahas keamanan objek vital di kawasan PT Inalum dari Kabupaten Toba sampai dengan Kabupaten Batu Bara. Ada benerapa titik rawan yang keamanannyayang harua diawasi secara serius terutama jaringan sutet karena ini kunci utama keberhasilan agar pengolaham Aluminium di Kuala Tanjung bisa berjalan dengan semestinya," ungkap Danil.

Pertemuan ini juga sekaligus menjalisn sinergitas antara INALUM dengan Kodam I/BB, Kodim dan Koramil yang ada di kawasan Perusahaan, tambah Danil.

Aster Kasdam I BB, Kolonel Mochammad Fuad Suparlin mengatakan, Anev dan Binter sangat penting dilakukan untuk pengamanan objek vital seperti INALUM.

"Pengamanan objek vital sudah menjadi tanggung jawab kita sebagai aparat keamanan. INALUM salah satu BUMN salah satu aset pemerintah Republik Indonesia yang menghasilkan devisa negara. Sebagai abdi negara sudah sepantasnya kita tunjukkan bhakti  kita agar situasi di kawasan perusahaan tetap aman dan konduaif," ungkap Kolonel Mochammad Fuad.

Kawasan perusahaan INALUM mulai dari Toba, Asahan sampai Batu Bara keamanannya harus terjamin, kata Aster Kasdam.

"TNI dan Polri harus bersinergi  agar kamtibmas berjalan aman dan kondusif dengan demikiam kedepannya bisa menarik investor untuk menanamkan modalnya di Kawasan Industri Kuala Tanjung khususnya dan Sumut pada umumnya," jelas Kolonel Fuad.

Dalam kegiatan tersebut sekaligus buka luasa bersama dan penyampaian tausiah agama yang disampaikan oleh Ustadz Abdul Latif.

"Sebaik baiknya manusia adalah bisa bermanfaat bagi manusia lainnya. Kehadiran PT Inalum Kuala Tanjung, Paritohan adalah wujud nyata apa yang dikatakan dalam Alquran yaitu bermanfaat bagi masyarakat sekitarnya," ucao Ustad Abdul Latif.

Sebelum masuk bulam Ramadhan sampai menjelang hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, INALUM sudah banyak berbuat kebajikam menyantuni anak yatim, kaim dhuafa, membina pelaku UMKM, kata A Latif.

"Semoga apa yang dilakukan oleh INALUM bisa menjadi ladang amal kebajikan bagi seluruh pimpinan sampai laryawan. Barang siapa yang telah membantu anak yatim, dhuafa Allah akan bukalan pintu rezeki yang tidak diduga, Aamiin," pungkas Abdul Latif.

Usai kegiatan Anev dan Binter tersebut  INALUM memberikan souvenir kepada seluruh  peserta yang hadir. (Pelka)

Share:

Bongkar Rumah Kosong Maling Ditangkap Polsek Indrapura

Batu Bara, Bara Pos TV

Polsek Indrapura Polres Batu Bara berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) rumah kosong di Kelurahan Indrasakti, Kecamatan Air Putih.

Kapolsek Indrapura, AKP Rahmad Hutagaol, SH,MH mengatakan pelaku Dedek Ardian, Warga Dusun II Desa Titi Payung, Air Putih.

"Peristiwa pembongkaran rumah kosong milik Herwanto. Pelaku masuk melalui pintu belakang dan saat mengeluarkan barang curian kulkas alat masak,seng dibantu oleh R Napitupulu sekira pukul 03.00 Wib pada tanggal 16 Februari 2026," ingkap AKP Rahmad.

Pelaku Dedek ditangkap di Simpang Gang Perjuangan Indrapura lagi jalan kaki Rabu (25/2).

"Rumah tersebut kosong dan korban mengetahui sepekan setelah pembongkaran. Pelaku Dedek juga sebelumnya sudah ada LP  pelapor Bank BSI pencurian besi," jelas AKP Rahmad.

Barang bukti kulkas dan peralatan masak juga sudah diamankan petugas, tambah Kapolsek Indrapura.

Kini kedua pelaku masih menjalani pemeriksaan oleh petugas, pungkas AKP Rahmad Hutagaol. (Pelka)

Share:

INALUM Perkuat Hilirisasi Aluminium Nasional melalui Pengembangan Terintegrasi Bauksit–Alumina–Aluminium di Mempawah

Jakarta, Bara Pos TV

PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) secara resmi melakukan groundbreaking Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian bauksit–alumina–aluminium pada 6 Februari 2026 di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat. Proyek ini menandai langkah strategis INALUM bersama Grup MIND ID dalam mendukung kebijakan hilirisasi mineral nasional sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara, serta sejalan dengan arah kebijakan Asta Cita Presiden Prabowo yang menempatkan hilirisasi sebagai pilar utama penguatan industri nasional. 10 Februari 2026

Direktur Utama INALUM, Melati Sarnita, menyebut bahwa hilirisasi ini akan membuat Indonesia memiliki posisi tawar yang lebih baik dalam komoditas strategis, khususnya aluminium. Ia berharap swasembada aluminium pada tahun 2030 dapat tercapai.

“Hilirisasi bauksit menjadi aluminium merupakan agenda strategis nasional untuk memperkuat kemandirian sektor industri Indonesia. Percepatan pembangunan smelter dan refinery menjadi upaya untuk menekan ketergantungan impor, meningkatkan daya saing, serta membangun rantai pasok aluminium yang terintegrasi dari hulu hingga hilir yang memberikan pertumbuhan ekonomi bagi Indonesia,” ujar Melati.

Fasilitas Pengolahan dan Pemurnian bauksit–alumina–aluminium di Mempawah ini terdiri dari Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase 2 dan Smelter Aluminium. Dibangun di area yang sama dengan SGAR Fase 1 yang berkapasitas 1 juta ton alumina per tahun, SGAR Fase 2 yang juga dikelola oleh PT Borneo Alumina Indonesia, anak perusahaan PT Indonesia Asahan Aluminium dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), memiliki kapasitas produksi 1 juta ton alumina per tahun.

Dengan demikian, kapasitas produksi alumina domestik akan meningkat menjadi 2 juta ton per tahun, dengan penyerapan bijih bauksit sebesar 6 juta ton per tahun yang dipasok dari seluruh area Izin Usaha Pertambangan PT Aneka Tambang Tbk di Kabupaten Mempawah dan Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Sementara itu, pasokan listrik untuk Smelter Aluminium kedua akan diperoleh dari PT Bukit Asam Tbk.

Pembangunan Smelter Aluminium Mempawah nantinya akan memiliki kapasitas produksi sebesar 600.000 ton per tahun, dengan seluruh produksinya diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan aluminium domestik. Dengan menggabungkan produksi aluminium dari Smelter INALUM di Kuala Tanjung, Kabupaten Batu Bara, total kapasitas produksi aluminium INALUM akan mencapai sekitar 900 ribu ton per tahun.

Pembangunan dan pengoperasian Fasilitas Pengolahan dan Peleburan Aluminium Terpadu ini merupakan bagian dari Program Strategis Nasional, dengan total nilai investasi sebesar Rp104,55 triliun atau setara dengan USD 6,23 miliar. Proyek ini berperan strategis dalam memperkuat ketahanan pasokan bahan baku industri aluminium nasional, mengurangi ketergantungan impor, serta meningkatkan posisi Indonesia dalam rantai pasok aluminium global.

Tak hanya itu, dampak berganda (multiplier effect) dari proyek ini diharapkan dapat meningkatkan output ekonomi domestik secara signifikan. Diperkirakan akan terjadi peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB) sekitar Rp71,8 triliun per tahun serta peningkatan penerimaan negara hingga sekitar Rp6,6 triliun per tahun. Selain itu, fasilitas terpadu ini juga berpotensi menyerap sekitar 65.000 tenaga kerja, baik secara langsung maupun tidak langsung, mulai dari tahap konstruksi hingga operasional serta sektor pendukung.

Groundbreaking fasilitas bauksit–alumina–aluminium di Mempawah ini menegaskan komitmen INALUM dan Grup MIND ID dalam mengakselerasi hilirisasi mineral nasional secara berkelanjutan. Melalui sinergi antar korporasi dalam negeri, dukungan kebijakan pemerintah, serta penguatan rantai pasok dari hulu hingga hilir, INALUM optimistis pembangunan ekosistem aluminium nasional yang mandiri, berdaya saing global, dan memberikan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia dapat terwujud secara nyata dalam jangka panjang. (Pelka)

Share:

Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar

Jakarta, Bara Pos TV

BPI Danantara Indonesia (“Danantara Indonesia”) hari ini secara serentak melaksanakan groundbreaking enam proyek hilirisasi di 13 lokasi di Indonesia, dengan total nilai investasi mencapai US$ 7 miliar. Proyek-proyek ini merupakan bagian dari agenda transformasi ekonomi nasional untuk memperkuat sektor riil, meningkatkan nilai tambah industri dalam negeri, menciptakan lapangan pekerjaan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Secara keseluruhan, proyek ini diperkirakan akan menyerap lebih dari 6.000 tenaga kerja langsung. Jumat, 6 Februari 2026.

Peresmian serentak ini menandai dimulainya implementasi proyek-proyek prioritas hilirisasi fase I yang dikelola secara terintegrasi lintas sektor, di antaranya sektor energi, pangan, mineral, dan logam, sebagai fondasi penguatan struktur industri nasional dan pengurangan ketergantungan impor secara bertahap.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, menegaskan bahwa program hilirisasi merupakan agenda strategis yang menjadi prioritas Presiden Republik Indonesia, sekaligus menjadi salah satu fokus utama Danantara Indonesia dalam mendorong transformasi ekonomi nasional.

“Tahap awal proyek-proyek ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang nyata bagi perekonomian Indonesia, baik melalui penciptaan nilai tambah industri maupun penyerapan tenaga kerja. Ke depan, proyek-proyek hilirisasi ini diharapkan menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing global. Melalui kolaborasi yang erat antara pemerintah, BUMN, dan mitra strategis, hilirisasi akan menjadi fondasi penting dalam memperkuat kemandirian industri dan mendorong Indonesia menuju ekonomi yang lebih maju dan bernilai tambah tinggi,” ujar Rosan.

MIND ID bersama anggotanya INALUM dan ANTAM meresmikan fasilitas pengolahan dan pemurnian bauksit – alumina – aluminium yang berlokasi di Mempawah, Kalimantan Barat.

Fasilitas ini terdiri dari smelter aluminium baru dengan kapasitas 600.000 metrik ton aluminium per tahun dan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) Fase II dengan kapasitas 1 juta metrik ton alumina per tahun.

Proyek ini ditujukan untuk mendukung program ketahanan mineral Indonesia serta mendukung pasokan bahan baku bagi sektor industri manufaktur dalam negeri sebagai bagian dari penguatan rantai nilai industri nasional.

Melalui proyek strategis nasional ini, MIND ID mendorong peningkatan nilai tambah hingga 70 kali lipat, dari bauksit menjadi alumina dan aluminium. Hal ini didasari dari harga bauksit mentah yang berada di kisaran US$ 40 per metrik ton, meningkat menjadi sekitar US$ 400 per metrik ton setelah diolah menjadi alumina, dan kembali melonjak hingga sekitar US$ 2.800–US$ 3.000 per metrik ton ketika diproses menjadi aluminium.

Direktur Utama MIND ID, Maroef Sjamsoeddin, mengatakan bahwa melalui hadirnya proyek ini dapat meningkatkan kemampuan produksi aluminium dalam negeri yang semakin kuat, serta menunjukkan bahwa Indonesia semakin mampu mengurangi ketergantungan impor aluminium.

Menurutnya, hadirnya fasilitas ini dapat menurunkan tingkat ketergantungan impor dan berdampak pada peningkatan cadangan devisa. Saat smelter aluminium baru beroperasi, diperkirakan cadangan devisa naik 394% dari Rp11 triliun menjadi Rp52 triliun per tahun. Di samping itu, para pelaku industri manufaktur akan mendapatkan kepastian pasokan bahan baku dari dalam negeri.

“Proyek ini adalah bentuk kontribusi Grup MIND ID dalam menciptakan nilai tambah di dalam negeri, memperkuat ekonomi, dan memperkuat kedaulatan negara pada sektor mineral, demi peradaban masa depan Indonesia,” pungkas Maroef.

Turut hadir dalam peresmian ini Gubernur Kalimantan Barat, Anggota DPR RI Komisi XII, Bupati Kabupaten Mempawah, Raja Mempawah XIV, Dewan Adat Dayak, serta jajaran Direksi dan Komisaris MIND ID, ANTAM, Bukit Asam, INALUM, dan PT Borneo Alumina Indonesia.

Pelaksanaan proyek-proyek hilirisasi ini sejalan dengan arahan Pre

Share:

Panitia Seleksi Tetapkan Ardiansyah Sembiring Resmi Jadi Kadus Bahbolon 1 Pematang Panjang

Batu Bara, Bara Pos TV

Ardiansyah Sembiring dinyatakan lolos menjadi Kepala Dusun Bahbolon 1 Desa Pematang Panjang, Kecamatan Air Putih.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Panitia Seleksu Kepala Dusun (Kadus) Daman Abdul Danan Damanik disaksikan oleh seluruh anggota panitia. Jumat (14/2/2026)

Ketua Panitia Seleksi Kadus menjelaskan bahwa  Ardiansyah Sembiring mengungguli 5 pesertalainnya.

"Ada 6 peserta yang ikut seleksi calon kadus. 3 materi yang diujikan, ujian tertulis, komputer dan wawancara. Untuk sesi wawancara langsung di lakukan oleh perwakilan Kecamatan Air Putih, Monde dan Syaiful Bahri,"jelas Danan.

Hasil dari 3 materi yang diujikan Ardiansyah Sembiring unggul dari semua peserta.

"Saat sesi wawancara hanya diikuti oleh 2 peserta yang memiliki nilai  tertinggi. 2 Tim penguji wawancara menilai Ardiansyah Sembiring lebih unggul dari Dedek Gumawan," ujar Danan.

Lamjut Danan, dalam hal ini panitia tetap transparan dan terbuka tidak ada keberpihakan.

"Usai mengetahui hasil wawancara sebagai ketua panitia langsung mengumumkan pemenang seleksi usai bersidang dengan panitia seleksi kadus," ucap Danan.

Seluruh hasil seleksi ujian sudah dikumpulkan dan terlihat Ardiansyah Sembiring unggul.

"Panitia secara sah sudah menetapkan Ardiansyah Sembiring sebagai Kepala Dusun Bahbolon 1 Desa Pematang Panjang ditandatangani dan stempel basah yang akan diserahkan kepada Kepala Desa Pematang Panjang pada hari kerja," tegas Abdul Danan Damanik. 

Panitia sebelumnya juga telah mengumumkan kepada peserta apabila ada yang merasa terzholimi untuk memberikan pendapatnya.

"Alhamdulillah seluruh peserta tidak ada merasa keberatan pelaksanaan seleksi calon kadus Bahbolon 1 dan tugas panitia sudah selesau," sebut Danan.

Saat di Kantor Kepala Desa Pematang Panjang seluruh perangkat Desa sudah mengucapkan selamat kepada Ardiansyah Sembiring termasuk Kepala Desa Parulian Gultom dan Sekdes Darwis. (Pelka).

Share:

Artikel

Kategori

Polri (136) Kriminal (86) Organisasi (85) Instansi daerah (74) Politik (64) Inalum (52) Pendidikan (50) Musibah (45) Perusahaan (44) Olahraga (38) keagamaan (30) TNI (20) sosial (19) Lingkungan (14) Pertanian (9) Nasional (5) Viral (4) KPU (3) breakingnews (3) kesehatan (3) terkini (3) Ekonomi (2) Budaya (1) Buruh (1) MUI (1) Opini (1) Pramuka (1) SUMUT (1) Teknologi (1)

Iklan